Tugu Robert Hamilton (Foto: Bengkulu Heritage)

SELAMA 140 tahun menjajah Bengkulu, Inggris banyak meninggalkan bangunan bersejarah. Ada Fort Marlborough, Monumen Thomas Parr, Monumen Hamilton dan lain sebagainya.

Menarik untuk mengetahui tentang Monumen Hamilton yang mungkin saja tidak se-terkenal Fort Marlborugh. Meski begitu, tetap ada nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

Monumen Kapten Robert Hamilton ini beralas kotak dilengkapi dengan obelisk berbentuk limas segi empat dan dibangun untuk mengenang Kapten Robert Hamilton, seorang Kapten Angkatan Laut Inggris yang tewas dibunuh oleh rakyat Bengkulu pada tanggal 15 Desember 1793 dalam usia 38 tahun.

Sebagai penghargaan, pemerintah Inggris membangun sebuah tugu untuk mengenang perjuangan Kapten Hamilton. Dalam prasasti, Kapten Robert Hamilton disebut sebagai “Second Member of Government”.

Baca juga: Kenang Kisah Heroik Sentot Alibasyah dengan Berkunjung ke Makamnya

Jika kita melihat monumen lebih dekat dan hati-hati, kita akan melihat prasasti di dinding monumen yang berbunyi: “Underneath this obelisk are interred the Remains of CAPTAIN ROBERT HAMILTON who died on the 15th of Dec’ 1793 at the Age of 38 Years in the Command of the Troops and Second Member of the Government.”

Monumen tersebut masih dalam kondisi yang relatif baik mengingat keadaan monumen tersebut sangat dipengaruhi faktor waktu. Monumen Hamilton terletak di persimpangan bundaran tiga jalan, sehingga mudah untuk melihatnya dari kendaraan yang bergerak saat mengendarai motor atau mobil.

Simak juga: Mesin Jahit Tua Pengantar Kemerdekaan

Tempat dimana monumen ini dibangun menjadi sebuah situs sejarah yang cukup penting hingga akhirnya Pemerintah Daerah menempatkannya di titik tengah sebuah bundaran persimpangan arah jalan menuju berbagai situs dan kawasan objek Wisata di Kota Bengkulu. Tepatnya terletak di tengah jalan Soekarno Hatta, Bengkulu. [Eva De /dari berbagai sumber]