Ketua Bidang Pengelolaan PBB dan SPHTB pada Bapenda Kota Bengkulu, Gita Gama, saat menyerahkan SPPT PBB yang terjadwal pada kecamatan Ratu Agung, Kamis (1/3/2018).

BENGKULU, PB – Sebanyak 98.632 lembar Surat Peringatan Penagihan Terhutang Pajak Bumi Bangunan (SPPT PBB), berhasil disebar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu selama 5 hari sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Terakhir, Kamis (1/3), merupakan hari terakhir Bapenda mendistribusikan SPPT PBB yang terjadwal pada kecamatan Ratu Agung. Sudah dua kali diadakannya penghapusan PBB.

Dengan sudah disebarnya SPPT PBB ini, diharapkan untuk lurah agar secepatnya menyampaikan langsung ke masyarakat serta kesadaran masyarakat membayar PBB.

Dikatakan oleh Ketua Bidang Pengelolaan PBB dan SPHTB pada Bapenda Kota Bengkulu, Gita Gama, dengan dipercepatnya penyerahan SPPT PBB dan SPHTB ini semakin panjang waktu bagi wajib pajak untuk melakukan pembayaran karena tempo pembayaran pajak sampai tanggal 30 september nanti.

Dengan seperti ini, target realisasi dari sektor PBB 2018 diharapkan bisa tercapai.

“Jika ada kesalahan pencetakan kemudian ada kekeliruan atau ada keberatan dari wajib pajak dengan besar nominal pajak yang ditagih kami membuka pintu lebar-lebar untuk melakukan komunikasi, dengan beberapa syarat yang dibutuhkan seperti menyertakan KTP, KK, dan Surat Keterangan dari Lurah jika terjadi kesalahan nama,” tutur Gita.

Selain itu, lanjut Gita, tindak lanjut Bapenda Kota Bengkulu setelah pendistribusian SPPT PBB pada bulan April nanti akan melakukan monitoring.

“Selain itu, Bapenda juga akan melakukan evaluasi seperti kesalahan percetakan dan sebagainya, kedepannya akan cepat di tindak lanjuti,” ujar Gita. [Nadia]

Berikut jumlah masing-masing SPPT PBB serta pendapatan tiap kecamatan yakni:
1. Kecamatan Selebar, 20.197 Lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp. 1.852.151.058,
2. Kecamatan Gading Cempaka 12.487 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp. 2.318.474.954,
3. Kecamatan Teluk Segara 5.443 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp.1.173.823.070,
4. Kecamatan Muara Bangka Hulu 15.918 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp.1.453.243.351,
5. Kecamatan Kampung Melayu 10.068 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp.1.205.093.484,
6. Kecamatan Ratu Agung 13.342 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp.2.076.488.970,
7. Kecamatan Ratu Samban 5.413 lembar dengan ketetapan pajak Rp.1.823.000.548,
8. Kecamatan Sungai Serut 6.510 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp.629.329.743,
9. Kecamatan Singaran Pati 9.254 lembar SPPT PBB dengan ketetapan pajak Rp.1.682.293.862.