Rapat Kerja ketiga IBI Bengkulu di The Madeline Hotel, Sabtu (24/3).

BENGKULU, PB – Peran serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Provinsi dan Kota Bengkulu belakangan dinilai mampu menuntaskan berbagai permasalahan kesehatan keluarga. Khususnya, penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) di Bengkulu. Ini terbukti dengan turunnya angka AKI sejak tiga tahun terakhir.

“Organisasi Provinsi IBI ini adalah garda terdepan dalam rangka menemukan masalah kesehatan dimasyarakat. Sebab, dalam kesehariannya, mereka yang dekat dengan masyarakat. Sehingga memudahkan kita untuk mengetahui apa saja masalah kesehatan yang terjadi hingga tingkat keluarga di masyarakat dan dapat segera kita lakukan upaya solusi penanganannya. Nah, pada saat ini kita sangat terbantu oleh kinerja IBI ini. Kita lihat saja, selama kurun waktu tiga tahun terakhir ini angka AKI menurun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Susilawaty usai pelaksanaan Rapat Kerja ketiga IBI di The Madeline Hotel, Sabtu (24/3).

Dilanjutkan Susilawaty, rapat kerja IBI yang mengusung tema ‘Penguatan Peran Bidan dalam Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga untuk Mendukung Pencapaian SDG’s’ tersebut juga dibahas soal peran serta IBI dalam pelaksanaan Program Indonesia Sehat yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.

“IBI yang memiliki kedekatan dengan masyarakat ini juga diharapkan mampu untuk ikut mensukseskan Program Indonesia Sehat. Termasuk dengan menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan yang belakangan menjadi salah satu permasalahan utama di Kota Bengkulu saat ini,” ujar Susilawaty.

Para peserta berfoto bersama Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun usai pembukaan rapat

Sementara itu, Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun berharap agar organisasi IBI dengan menekuni profesinya dapat menciptakan pelayanan maksimal terhadap masyarakat kota Bengkulu.

“Sehingga, penciptaan indonesia Sehat dapat terwujud di Kota Bengkulu ini,” tegas Budiman. [Ifan Salianto]