SELUMA, PB – Kepala Seksi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Darwis Saragih mengatakan, berdasarkan pemantuan pihak BKSDA, di kawasan hutan kabupaten Seluma masih ada lima hingga enam ekor harimau sumatera yang terus berkeliaran. Keberadaan harimau tersebut, berada di kawasan taman buru semidang bukit kabu.

“Yang kita pantau terus menerus melalui kamera trap sebanyak tiga ekor. Itu selalu kita pantau kebaradaan dan kondisinya,” kata Darwis kepada Pedoman Bengkulu, belum lama ini.

Darwis menambahkan, kondisi taman buru di Seluma saat ini sudah mulai membaik. Sehingga, kedepannya, diharapkan satwa-satwa harimau menjadikan taman buru sebagai habitatnya.

“Taman buru kita memiliki kekayaan yang sangat beregam. Mulai dari harimau, ada beruang, sapir dan macan dahan. Itu kita lihat dari hasil pemasangan kamera trap,” jelas Darwis.

Menurutnya, pihak BKSDA sedang melakukan identifikasi kawasan hutan. Merencanakan penanaman kembali dan pelan-pelan mengusir perambah.

“Sekarang petugas dilapangan sedang melakukan identifikasi untuk pemetaan ulang,” tandasnya.

Kata Darwis, dari segi konservasi kerusakan kawasan hutan memicu terjadinya konflik antara manusia dengan satwa liar dilindungi. Seperti konflik antara manusia dan harimau di Desa Talang Beringin Kecamatan Seluma Utara beberapa tahun lalu. [Sepriandi]