Camat Pino Raya Effredy Gunawan

BENGKULU SELATAN, PB – Camat Pino Raya Effredy Gunawan meminta kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Seluma untuk menunda penerbitan sertifikat lahan di perbatasan Kabupaten Seluma dengan Bengkulu Selatan (BS). Alasannya karena tapal batas antara BS dan Seluma masih menggantung.

“Barusan saya ditelpon olek Ketua BPD Desa Selali Nopiayntoni, kalau ada pihak Kantor Pertanahan dari Seluma yang mengukur untuk program PTSL di lokasi perbatasan antara Desa Selali Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan dengan Desa Serian Bandung Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma,” jelas Effredy Gunawan, Kamis (8/3/2018) di sela-sela mengadiri paripurna istimewa DPRD Bengkulu Selatan dalam rangka HUT Kabupaten BS ke 69.

Effredy beralasan, meskipun program PTSL tersebut merupakan program dari pemerintah pusat secara nasional, namun menurutnya, untuk lokasi yang tapal batasnya belum ada kejelasan sebaiknya proses penerbitan sertifikat lahan sebaiknya dilakukan penundaan.

“Tapal batas Bengkulu Selatan-Seluma ini kan belum ada keputusan final, dimana batasnya kan belum jelas. Desa Selali dan Serian Bandung ini berbatasan. Sebaiknya jangan dulu diterbitkan, ditunda dulu sampai tapal batas antar Kabupaten BS dengan Seluma ada keputusan yang jelas,” saran Efredy Gunawan. [Apdian Utama]