Anggota DPRD Bengkulu Selatan Abdul Hadi

BENGKULU SELATAN, PB – Anggota DPRD Bengkulu Selatan Abdul Hadi menyebut pemasangan patok tapal batas antara Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur dinilai keliru, sehingga merugikan wilayah Bengkulu Selatan. Politisi Demokrat ini menilai lantaran adanya kesalahan pemasangan patok tapal batas ini sekitar 300 Hektar wilayah Bengkulu Selatan masuk Kabupaten Kaur.

“Kan kesepakatan jelas kalau perbatasan dengan Kaur itu adalah batas alam. Yakni sungai. Namun dari yang ada dipasang pada tahun lalu itu ada yang sudah melewati sungai pemasang patok batas itu,” jelas Abdul Hadi kepada awak media, Selasa (6/3/2018).

Abdul Hadi mencontohkan di daerah Sungai Air Serian Desa Nanti Agung Kecamatan Kedurang. Daerah perkebunan itu dulunya masuk Bengkulu Selatan, setelah dipasang patok tapal batas, wilayah tersebut sebagian telah menjadi wilayah Kabupaten Kaur.

“Kalau ditotal mungkin ada sekitar 300 Hektar wilayah Bengkulu Selatan hilang karena patok tapal batas ini. Dulu pernah saya sampaikan kepada pemerintah daerah Bengkulu Selatan. Tapi sepertinya tidak terlalu ditanggapi. Kini warga Bengkulu Selatan yang berkebun di sana banyak yang mengeluhkan hal ini,” jelas Abdul Hadi. [Apdian Utama]