BENGKULU UTARA, PB – Sungguh malang dialami oleh Lupio (48), Warga Desa D5 Marga Bakti Kecamatan Ketahun, Bengkulu Utara. Betapa tidak, pria berprofesi petani karet ini harus rela kehilangan istri berikut uang Rp300 juta hanya dalam kurun waktu satu hari. Peristiwa yang terjadi 25 Februari 2018 lalu ini terjadi tanpa ada penyebab permasalahan yang terjadi.

Seperti dituturkan oleh Kapolres Bengkulu Utara AKBP Areifaldi Warganegara melalui Kapolsek Ketahun AKP Mario Eko, peristiwa bermula saat Lupio bersama Martina (45) Istrinya pergi bertandang ke rumah salah satu kerabatnya bernama Prayitno yang terletak di Jalan merapi Desa D5 Marga Bakti Kecamatan Ketahun.

Setiba dirumah Prayitno, Korban dan istri beristirahat sejenak. Tak selang lama, Korban lalu pamit pulang kerumah dilanjutkan pergi Sholat Dzuhur di masjid At-Taqwa. Sementara, sang istri tetap berada dirumah kerabatnya.

Foto Istri petani bernama Martinah yang dikabarkan menghilang

Usai Sholat, Korban lantas kembali lagi kerumah berniat mengecek apakah sang istri telah pulang kerumah atau belum. Namun, saat korban tiba kembali dirumah, tak hanya istri yang tak kunjung terlihat kembali, uang tunai senilai Rp300 juta miliknya yang berada di dalam lemari pakaian juga ikut hilang entah kemana.

“Mengetahui itu, Korban lantas menghubungi istri kerabatnya. Tak disangka, berdasarkan keterangan istri kerabatnya, jika istri korban telah diantar pulang oleh istri kerabatnya sebelum korban pulang dari Sholat, sekitar pukul 12.30 WIB,” ujar Kapolsek.

Dilanjutkan Kapolsek, setelah peristiwa terjadi, Korban melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian dan langsung dilakukan penelusuran.

“Petugas kita sempat mengambil keterangan dari salah satu tetangga korban jika sempat melihat ada mobil berwarna silver yang berhenti di depan rumah Korban saat waktu kejadian. Hanya saja, saksi tidak melihat persis apakah istri korban ikut ke dalam mobil tersebut saat mobil pergi dari depan rumah korban,” ujar Kapolsek.

Terlepas dari itu, Kapolsek menghimbau kepada seluruh Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan Istri Korban agar segera memberitahukan atau menginformasikannya kepada pihak kepolisian terdekat atau menghubungi pihak Korban di kawasan Desa D5 Ketahun melalui nomor Handphone Korban, 085208987252.

Identitasi diri (KTP) Martinah 

“Kita akan terus melakukan pencarian terhadap keberadaan istri Korban. Sembari memecahkan misteri menghilangnya Istri Korban beserta uang tunai milik korban tersebut,” ujar Kapolsek. [Evi Kusnandar]