Petugas saat mengecek kondisi jalan Kelurahan Simpang Kandis yang ambruk, Selasa pagi (13/3).

BENGKULU, PB – Naas dialami Alek (26) warga Kelurahan Simpang Kandis, Bengkulu, Selasa pagi (13/3). Pasalnya, motor jenis Honda CBR 150 R yang ditungganginya nyebur ke dalam selokan jalan Raya Betungan – Simpang Kandis Kecamatan Kampung Melayu usai bersenggolan dengan kendaraan lain saat hujan tengah berlangsung.

Sayangnya, air didalam selokan jalan yang belakangan diketahui memiliki kedalaman 4 meter lantaran pernah ambrol beberapa bulan lalu ini sedang meluap akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu pagi tadi. Sehingga motor korban tidak bisa langsung di evakuasi.

Data terhimpun Pedoman Bengkulu, kronologis peristiwa bermula saat Korban mengendarai Honda CBR 150 R bersama pengendara lain menggunakan motor Yamaha Vega melaju kencang beriringan dari arah simpang empat Betungan menuju ke Simpang Kandis.

Saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba laju motor Yamaha Vega oleng akibat jalan licin dan bersenggolan dengan dengan motor Korban.

Tak pelak, motor korban ikut oleng dan terpelanting hingga masuk ke dalam selokan yang memiliki lebar 2,5 meter tersebut. Mujurnya, korban sempat melepaskan pegangan motor dan terpelanting ke sisi jalan yang berlawanan. Sehingga tidak ikut masuk ke dalam selokan.

“Motor masih di dalam selokan pak. Belum bisa di angkat. Sebab, air masih deras sekali. Terpaksa menunggu air agak surut baru bisa kita tarik motor itu ke atas,” ujar Julius (23), warga setempat.

Dikatakan Julius, kondisi ambrolnya badan jalan hingga menyebabkan selokan jalan semakin besar ini telah berlangsung lama.

“Beberpa bulan lalu, disini hujan deras. Air hujan dan banjir dadakan membuat tanah di bawah badan jalan terkikis hingga akhirnya ambrol seperti ini. Sudah sering kali kami menyampaikan kondisi ini kepada pihak terkait. Namun tak kunjung diperhatikan,” ujar Julius.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Bengkulu hingga saat ini tak kunjung bisa dihubungi guna mengkonfirmasi kondisi jalan lingkar luar Bengkulu menuju arah Pulau Baai yang sangat rusak berat tersebut. [Ifan Salianto]