Kandidat nomor urut empat, Patriana Sosialinda, melakukan penandatangan kontrak politik terkait komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak dalam acara yang digagas WCC Cahaya Perempuan di Hotel Putri Gading Bengkulu, Kamis (29/3).

BENGKULU, PB – Sejumlah visi dan misi calon walikota dan wakil walikota 2018-2023 terkait perempuan dan anak dibedah dalam sebuah dialog yang diselenggarakan oleh Women’s Crisis Center (WCC) Cahaya Perempuan di Hotel Putri Gading Bengkulu, Kamis (29/3).

Kandidat nomor urut empat, Patriana Sosialinda, mengharapkan komitmen dari semua pihak, khususnya para aktifis perempuan dan segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama memenuhi hak-hak perempuan dan anak.

“Ketika kita bisa memulainya dari akar persoalan, nantinya akan memiliki spirit yang sama untuk pembangunan terkait hak-hak perempuan dan anak di Kota Bengkulu,” ucap Patriana.

Data diperoleh, pada program yang didaftarkan oleh pasangan nomor urut empat atau Linda-Mirza ke KPU Kota Bengkulu, pasangan ini menunjukkan komitmennya untuk melaksanakan kesehatan gratis tanpa kelas dan sekolah gratis tuntas berkualitas.

Kemudian disebutkan juga bahwa pasangan koalisi Partai Golkar, PDIP dan Hanura ini berkomitmen untuk merealisasikan Bengkulu Ramah dan Layak Anak (BRLA), Bengkulu Ramah dan Layak Perempuan (BRLP), Bengkulu Ramah Lingkungan (BRL), Bengkulu Kota Tanpa Kumuh (B-KOTAKU), serta Bengkulu Waspada Bencana (BWB).

Kegiatan dialog itu sendiri digagas WCC Cahaya Perempuan untuk membedah visi misi calon yang berkaitan dengan hak-hak perempuan dan anak.

Pemaparan kandidat akan menjadi catatan penting bagi WCC Cahaya Perempuan dan masyarakat Kota Bengkulu pada umumnya, bahwa para calon sangat peduli terhadap persoalan hak perempuan dan anak yang menjadi salah satu permasalahan Kota Bengkulu.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan kontrak politik antara para kandidat yang hadir bersama WCC Cahaya Perempuan yang disaksikan oleh para aktifis perempuan yang hadir. [Deni Dwi Cahya]