Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian saat melayani wawancara dengan wartawan ketika mengunjungi Mapolda Bengkulu, Sabtu (24/3/2018).

BENGKULU, PB РKepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian memasukan Provinsi Bengkulu sebagai salah satu Provinsi yang aman di Indonesia. Bahkan, Tito memberikan apresiasi kepada Polda Bengkulu dan jajarannya lantaran telah berhasil menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif hingga saat ini.

“Dimata saya Bengkulu itu aman. Saya akui memang masih terdapat sejumlah masalah seperti konflik antar kampung, kekerasan dan peredaran Narkotika di Bengkulu ini. Tetapi, skalanya terbilang kecil dibanding daerah Provinsi lain. Saya yakin, Kapolda dan jajarannya mampu menuntaskan permasalahan tersebut,” tegas Tito saat di wawancara usai pelaksanaan peletakan batu pertama perluasan Mapolda Bengkulu serta peresmian rumah sakit Bhayangkara berlokasi di lahan samping Mapolda Bengkulu, Sabtu (24/3).

Ditambahkan Tito, selain melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Mapolda Bengkulu, Tito juga mengaku kedatangannya dalam rangka melakukan silaturahmi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Bengkulu. Diantaranya, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu dan jajarannya, Danrem Bengkulu serta yang lainnya.

“Kita mengupayakan menciptakan sinergitas antara unsur penyelenggara daerah dan negara dalam merangkai situasi aman,” kata Tito.

Selain itu, Tito kembali memberikan apresiasi atas telah dilaksanakannya deklarasi anti hoax setiap unsur di Bengkulu, termasuk ulama.

“Saya juga akan menyempatkan waktu khusus untuk menemui alim ulama disini untuk bertatap muka. Sebab, peran ulama sangat penting untuk menjadi jembatan penyampai informasi kepada warga umat. Saya sangat berharap, kepada para ulama agar melakukan konfirmasi terlebih dahulu kebenaran sesuatu informasi kepada kita sebelum informasi tersebut disampaikan lagi kepada umat,” ujar Tito.

Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian saat melakukan peletakkan batu pertama pendirian Rumah Sakit Bhayangkara di lahan samping Mapolda Bengkulu.

Pantauan Pedoman Bengkulu, usai melakukan peletakan batu pertama, Kapolri melaksanakan shalat dzuhur bersama tokoh agama dan para ulama bertempat di Masjid Al Amin Polda Bengkulu dan dilanjutkan ramah tamah dan makan siang bersama bertempat di Gedung Serba Guna Polda Bengkulu.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Waka II DPRD Provinsi Bengkulu Edison Simbolon, Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Irnando B Sinaga, Danlanal Bengkulu Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Agus Izudin, Kabinda Bengkulu, Ka BNNP Bengkulu, Kepala Ombudsman, Kakanwil Kemenkumham, Kakanwil Kemenhan dan Kakanwil Kemenag. [Ifan Salianto]