Kasi Intel Kejari Seluma, Citra Apriyadi

SELUMA, PB – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma mengumpulkan data berkaitan dengan laporan warga atas dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) di delapan desa Kabupaten Seluma tahun 2017 lalu.

Sejauh ini, berdasarkan hasil cek ke lapangan seluruhnya dapat diterima dan telah sesuai dengan ketentuan.

“Tahun 2017 sempat ada beberapa desa yang kami lakukan pengumpulan data, sekitar 7 atau 8 desa. Kita croscek dan lakukan review mengenai penggunaan dana desa, namun hasil pemeriksaannya sejauh ini dapat diterima,” Kata Kasi Intel Kejari Seluma, Citra Apriyadi belum lama ini.

Citra menjelaskan, Kejari memiliki fungsi pengawasan penggunaan ADD/DD melalui Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan inspektorat kabupaten.

Sebagai Ketua Tim TP4D Kabupaten Seluma, Citra menghimbau kepala desa dan perangkatnya, untuk lebih transparan dalam mengelola dana desa sesuai aturan hukum.

“Setiap kebijakan, perencanaan pembangunan senantiasa melibatkan masyarakat, jangan keinginan sepihak kepala desa,” tandasnya. [Sepriandi]