Riri Damayanti John Latief

BENGKULU, PB – Senator termuda Indonesia, Riri Damayanti John Latief, menilai, secara kualitas dan kuantitas, Kampung Keluarga Berencana (KB) perlu ditingkatkan.

“Data BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) program KB belum berhasil. Maka agar berhasil, program Kampung KB secara kualitas dan kuantitas harus ditingkatkan,” kata Riri kepada jurnalis.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Bengkulu ini menguraikan, belum berhasilnya program KB disebabkan banyak faktor. Misalnya jumlah tenaga kesehatan di sejumlah wilayah yang masih minim.

“Di Bengkulu beberapa wilayah bahkan belum memiliki Puskesmas dan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa pelayanan KB di Puskesmas itu gratis,” ujar Riri.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen RI itu menekankan, beberapa hal bisa dilakukan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas Kampung KB di daerah-daerah.

“Harus ada layanan teknis seperti pos pelayanan terpadu, konseling pra nikah, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Instansi lain seperti Dinas PU harus bersedia membantu untuk mendirikan infrastruktur Kampung KB yang memadai,” paparnya.

Kepada warga masyarakat Bengkulu, anggota Komite III DPD RI ini menghimbau agar merencanakan kehamilan dan kelahiran dengan baik. Riri menekankan, upaya ini penting untuk membangun generasi yang berkualitas.

“Keberhasilan program KB ini adalah tanggungjawab semua pihak. Ketika kita berhasil merencanakan keluarga dengan baik, secara otomatis kita telah berpartisipasi membangun generasi yang berkualitas dan bermasa depan,” ungkap Riri.

Selain itu, Riri juga mengajak peran serta masyarakat untuk ikut serta mensukseskan pencarian Duta GenRe Kota Bengkulu tahun 2018 yang pendaftarannya telah dibuka sejak tanggal 6 Maret hingga 20 Maret 2018 mendatang.

“Duta GenRe ini juga menjadi sarana efektif untuk pencarian bakat bagi orang-orang yang akan mempromosikan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Para pelajar kita bisa terlibat untuk menjadi penggiat Pusat Informasi Konseling Remaja basis masyarakat dan basis pendidikan,” demikian Riri.

Untuk diketahui, Komite III DPD RI merupakan alat kelengkapan DPD RI yang bersifat tetap, yang mempunyai lingkup tugas pada pendidikan, agama, pengendalian kependudukan, keluarga berencana dan lainnya. [Gayatri Sukarti]