Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Galuh Bastoro Aji

REJANG LEBONG, PB – Mantan Bupati Rejang Lebong, Suherman menghadiri panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Selasa (13/3/2018) sekira pukul 10.00 WIB. Panggilan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi atas realisasi penggunaan anggaran Dana Tak Terduga (DTT) di Sekretariat Daerah Rejang Lebong, tahun anggaran 2011.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Galuh Bastoro Aji menjelaskan, pemanggilan terhadap Suherman hari ini sebagai saksi terkait penggunaan dana tak terduga.

“Kita melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saudara Suherman sebagai saksi atas realisasi anggaran DTT di Sekretariat Daerah Pemkab Rejang Lebong,” kata Galuh Bastoro Aji di ruang kerjanya, Selasa (13/03/2018).

Suherman dipanggil sebagai saksi, karena kapasitasnya sebagai mantan Bupati Rejang Lebong.

Disisi lain, pada hari sebelumnya Roven Iriadi selaku mantan Kabag Keuangan dan Bendahara Keuangan Daerah, juga sempat diperiksa untuk kasus yang sama.

Mantan Bupati Rejang Lebong, Suherman tiba di kantor Kejari Curup, Selasa (13/3/2018)

Rencananya Rabu besok, pemeriksaan dilanjutkan pada satu orang yakni Sudirman selaku mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong.

Perlu diketahui, untuk pagu awal anggaran kegiatan realisasi belanja tak terduga di Sekretariat Daerah Rejang Lebong senilai Rp3 miliar, namun dalam APBD perubahan tahun 2011 menjadi Rp2,5 miliar, sedangkan nilai realisasi anggaran sebesar Rp2,3 miliar dengan UYHD sebesar Rp58 juta. [Benny Septiadi]