Ilustrasi pengamanan tersangka

BENGKULU, PB – Resmi terbukti terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi dana penyertaan modal PT Bengkulu Mandiri (BM), mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu periode 2004 – 2009 berinisial HY akhirnya ditahan Penyidik Kejaksaan Negeri Bengkulu, Rabu (28/3).

Tak hanya itu, Jaksa juga melakukan penahanan terhadap dua tersangka lainnya, yaitu MJ, mantan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Tahun 2004-2009 dan OS, selaku Direktur Utama PT Kinal Jaya.

“Betul. Penahanan kita lakukan setelah kita lakukan pemeriksaan sejak tadi siang dan kita menemukan ada dua alat bukti yang memperkuat mereka terlibat dalam kasus ini. Salah satunya berupa bukti transasi penyertaan modal tersebut,” tegas Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkulu, Oktalian, Rabu malam (28/3).

Dijelaskan Oktalian, kasus dugaan korupsi penyertaan modal antara PT Bengkulu Mandiri (BM) dan CV Kinal Jaya Putra sudah diselidiki sejak tahun 2014 lalu.

Penyertaan modal itu sendiri bersumber dari dana ABPD Provinsi tahun 2006-2007 senilai 28 miliar rupiah. Uang miliaran rupiah itu kemudian diinvestasikan sejumlah perusahaan yang ikut dalam penyertaan modal dan hanya CV Kinal Jaya Putra yang diduga melakukan pelanggaran.

“Dari dana senilai Rp1 miliar yang dikucurkan kepada CV Kinal itu muncul kerugian negara mencapai Rp800 juta. Setalah kita lakukan penyelidikan dan dilanjutkan penyidikan terbukti jika ketiga tersangka ini terlibat,” tegas Oktalian.

Ditambahkan Oktalian, tidak menutup kemungkinan masih ada penambahan tersangka lainnya dalam kasus tersebut.

“Kita lihat berdasarkan fakta persidangan nantinya. Bisa saja ada tersangka baru, ” singkat Oktalian. [Ifan Salianto]