Menteri PPPA diacara kampanye “he for she” di Bendungan Seluma, Kabupaten Seluma, Kamis (22/03/2018)

SELUMA, PB – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise menyebutkan, pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak telah diajukan untuk dihukum kebiri. Hal itu perlu dilakukan karena angka kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin tinggi.

“Saya sudah beberapa kali melayangkan surat ke instansi terkait agar pelaku dapat dikebiri,” kata Menteri PPPA dalam sambutnya diacara kampanye “he for she” di Bendungan Seluma, Kabupaten Seluma, Kamis (22/03/2018).

Dalam kunjungan ke Seluma ini, menteri PPPA juga mengukuhkan Satgas PPPA di Provinsi Bengkulu. Tujuannya, agar mengakhiri kekerasan terhadap anak. Peran Satgas juga diharapkan dapat membantu korban kekerasan perempuan dan anak. Sehingga, angka kekerasan diharapkan dapat menurun.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tergolong tinggi. Tugas Satgas PPPA melindungi ibu dan anak terhadap kekerasan,” tegasnya.

Menurut catatan, kata dia, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi Bengkulu tahun 2016 ada sekitar 368 kasus dan mengalami peningkatan tahun 2017 menjadi 369 kasus. Di Kabupaten Seluma sendiri, ada 17 kasus sepanjang tahun 2016 dan 26 kasus tahun 2017.

“Kabupaten Seluma masih tergolong rendah dibanding kabupaten lain di Bengkulu,” tandasnya. [Sepriandi]