PERNAHKAH merasa kesepian di tengah-tengah keramaian? Atau pernahkah merasa sendiri meskipun sedang berkumpul dengan teman-teman atau keluarga?

Ternyata, banyak survei yang menunjukkan, lebih dari satu per tiga orang dewasa (yakni di atas 25 tahun) mengeluh kesepian walau banyak teman. Lalu, apa alasannya?

Dilansir dari KlikDokter, jika dilihat dari kacamata psikologi, kesepian biasanya terjadi karena hubungan pertemanan yang hanya mementingkan kuantitas, bukan kualitas. Maksudnya, mungkin hanya sekadar ingin punya teman, yang bisa diajak hura-hura bukan orang untuk berbagi rasa.

Perlu hati-hati, sering merasa kesepian akan berhubungan langsung dengan kesehatan. Bahkan sejumlah ahli mengatakan, kesepian bisa memperpendek usia. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terserang Alzheimer hingga dua kali lipat. Tak hanya itu, seseorang yang sering kesepian juga miliki resiko lebih tinggi mengalami depresi. Biasanya orang tersebut sering merasa kosong, tak percaya diri, putus asa, dan banyak hal negatif lain.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Rush University Medical Center menemukan, banyak warga di usia pertengahan menjelang usia lanjut mengeluhkan kesepian. Bahkan, menurut penelitian itu, orang yang merasa kesepian memiliki risiko dua kali lebih besar terserang Alzheimer.

Beberapa kondisi kesehatan lainnya seperti dijabarkan di bawah ini berhubungan dengan masalah kesepian:

1. Depresi

Seseorang yang sering merasa kesepian memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi. Sensasi yang dimunculkan oleh kesepian seperti perasaan kosong, tidak percaya diri, putus asa, dan hal negatif lainnya dapat membuat seseorang depresi.

2. Kepribadian tertutup

Kesepian juga dapat mengubah kepribadian seseorang menjadi lebih tertutup. Pada akhirnya, orang yang selalu merasa kesepian tak lagi memiliki ketertarikan untuk melakukan interaksi sosial dengan lingkungannya.

Orang dengan kepribadian tertutup cenderung tidak stabil dalam berpikir dan mengambil keputusan. Hal itu akhirnya akan memperdalam rasa kesepian. Sebab, orang tersebut akan merasa sendiri dan tidak memiliki satu pegangan yang pasti.

3. Kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang

Pada tingkat yang lebih jauh, rasa kesepian dapat menyebabkan seseorang kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang. Karena orang-orang kesepian merasa tidak memiliki siapa pun, mereka cenderung melarikan diri ke alkohol bahkan narkoba untuk mendapatkan rasa tenang dan menghilangkan kehampaan dalam hidup. Jangan sampai hal ini terjadi.

Itulah penjelasan mengenai perasaan kesepian yang muncul di tengah keramaian. Jika selalu mengalami hal itu, maka perlu untuk segera mengatasinya dengan mencari teman bicara atau melakukan kegiatan favorit yang positif seperti berenang, membaca buku, dan lainnya. [Eva De]