Letkol Laut (K/W) Ayu Candra

BENGKULU, PB – Ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Pacific Partnership (PP) 2018, Pemda Provinsi Bengkulu hingga saat ini terus melakukan berbagai persiapan. Seperti melaksanakan rapat teknis panitia pembukaan dan penutupan kegiatan Pacific Partnership 2018 bersama perwakilan TNI Bengkulu dan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis, di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (14/03).

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Gotri Suyanto mengatakan, sebagai tuan rumah agenda internasional yang melibatkan 18 negara ini, Pemda Provinsi Bengkulu akan mempersiapkan segala sesuatu secara baik dan maksimal. Sehingga PP 2018 bisa mengangkat nama baik Indonesia umumnya secara khusus Bumi Rafflesia di mata Dunia serta memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat.

“Tentunya Pemprov Bengkulu akan mempersiapkan pelaksanaan agenda ini secara baik dan maksimal. Dengan berkoordinasi terhadap pihak TNI dan pihak lainnya, kita sama-sama berharap PP 2018 bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan Bengkulu,” jelas Gotri Suyanto saat memimpin rapat.

Menurut Koordinator Planner Enginering Pembangunan Lanal Bengkulu Letkol Laut (K/W) Ayu Candra, ditunjuknya Bengkulu sebagai tuan rumah PP 2018, wujud atas keberhasilan pelaksanaan PP di 4 daerah lainnya, yaitu di Manado, Maluku Utara, Kupang dan Sumatera Barat. Selain Provinsi Bengkulu merupakan daerah rawan bencana gempa dan tsunami.

“Jadi Indonesia dinilai berhasil dalam pelaksanaan Pacific Partnership, baik keseriusannya, disiplinnya kemudian masyaratnya juga mendukung program tersebut. Harapanya masyarakat Bengkulu juga bisa mendukung suksesnya acara ini,” ungkap Letkol Laut (K/W) Ayu Candra.

Lanjut Letkol Laut (K/W) Ayu Candra, dengan status Bengkulu sebagai daerah rawan bencana, dari PP 2018 ini Bengkulu mendapatkan bentuan pembangunan beberapa fasilitas tahan gempa dan tsunami. Pembangunan Shelter Pengungsian di Kabupaten Bengkulu Tengah, Pembangunan SDN 83 Teluk Sepang, Kota Bengkulu dan Community Haul di Tengah Padang, Kota Bengkulu.

“Bangunan yang dibangun ini merupakan bangunan tahan gempa dengan kekuatan 5 SR. Bangunan tersebut sudah seharusnya dimanfaatkan masyarakat, selain itu menjadi bahan study siswa tehnik dan konsrtuksi terhadap real pembangunannya,” pungkasnya.

Selain itu, memeriahkan PP 2018 ini, bekerja sama dengan TNI Bengkulu selaku leading sektor kegiatan, akan dilaksakan berbagai event lainnya seperti Festival Kopi Bengkulu, Band Concert, Traditional Dance, City Tour, English Day, USNS Mercy Tour (Humanitarian Assistance/Damage Relief) BPBD and SAR Training (Public Health Civic Act. Program), Veterinary Civic Act. Program, Dental Civic Act. Program, Health Education (Community Health Engagement), Joint Surg Expert Smee (Physical Theraphy Cap), serta Nurse Cap Woman Peace Security Encap (Engineering Cap).

Upacara Pembukaan Latma PP 2018 akan dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada 2 April 2018 mendatang. Sementara pelaksanaan berbagai event memeriahkan PP 2018 ini dimulai dari 29 Maret hingga 11 April 2018. Hadir dalam PP 2018 tersebut para Duta Besar dari 18 anggota Trans-Pacific Partnership (TPP), Panglima TNI serta para petinggi Negara lainnya. [Rian/MediaC Humas Pemprov/Ifan Salianto]