JAKARTA, PB – Media online Pedoman Bengkulu menyandang status terverifikasi di Dewan Pers. Hal ini sebagaimana tercantum dalam situs resmi Dewan Pers dengan laman http://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers.

Pimpinan Redaksi Pedoman Bengkulu, Muammar, mengatakan, terverifikasinya media online Pedoman Bengkulu di Dewan Pers merupakan bentuk komitmen kepatuhan media yang ia pimpin terhadap amanat Undang-undang Nomor 40 Tahum 1999 tentang pers.

“Sesuai amanat UU tersebut Dewan Pers diberikan mandat untuk melakukan pendataan terhadap media yang ada di Indonesia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membangun pers yang sehat,” kata Muammar, Kamis (15/3/2018).

Dengan terverifikasinya Pedoman Bengkulu di Dewan Pers, lanjut Muammar, pihaknya akan semakin memperhebat produksi berita-berita yang kritis, konstruktif dan mencerdaskan.

“Selama ini kami tidak pernah abai terhadap kode etik dan prinsip kerja jurnalistik. Kami melakukan verfikasi ketat terhadap semua isian berita maupun artikel yang kami terbitkan. Upaya-upaya ini akan kami tingkatkan secara konsisten,” imbuh alumni Universitas Bengkulu ini.

Saat ini, Muammar menambahkan, Pedoman Bengkulu yang telah tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bengkulu akan berupaya untuk melakukan proses verifikasi di Dewan Pers secara faktual.

“Media massa sebagai salah satu pilar demokrasi memegang tanggung-jawab kolektif atas harapan orang-orang dan masa depan. Bersama SMSI, kami optimis bisa memikul tugas pers kami dengan lebih efektif, menjadi penyambung lidah rakyat untuk mewujudkan cita-cita kerakyatan,” demikian Muammar.

Untuk diketahui, media online Pedoman Bengkulu memiliki visi memberikan informasi yang sehat dan membangun dalam mewujudkan peradaban masyarakat adil dan makmur.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, ditetapkan misi berupa mempelopori pembangun media rakyat dengan nilai-nilai kritis dan konstruktif, serta berpihak kepada rakyat.

Lalu mewujudkan pencerdasan rakyat dengan penyajian berita yang edukatif, analitis, dan menghibur.

Kemudian menjembatani harapan dan keinginan rakyat melalui pembangunan media online, serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan berita yang faktual, aktual, dan terpercaya. [Rudi Nurdiansyah]