Pencarian korban tenggelam masih dilanjutkan, Rabu (14/3/2018)

REJANG LEBONG, PB – Hingga memasuki hari keempat, pencarian korban tenggelam terus dilakukan oleh pihak Basarnas Provinsi Bengkulu, BPBD Rejang Lebong, perangkat desa dan masyarakat sekitar, meski sampai saat ini belum ada titik terang atas keberadaan jasad korban.

Kepala BPBD Rejang Lebong, Basuki menjelaskan, hingga saat ini tim belum menemukan jasad korban.

“Kita masih terus melakukan pencarian mas, dibantu oleh Basarnas, TRC BPBD, perangkat desa bersama warga sekitar. Sejauh ini belum ada tanda-tanda keberadaan jasad korban,” kata Kepala BPBD Rejang Lebong Basuki, Rabu (14/03/2018).

Muhammad Nopis (13) merupakan warga Desa Bangun Jaya Kecamatan Bermani Ulu Raya, dan tercatat sebagai salah satu siswa di SMPN 14 Rejang Lebong.

Korban diketahui telah menghilang sejak Minggu (11/03/2018) siang, setelah korban pergi mengunjungi objek wisata Batu Betiang yang berada di Desa Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya, bersama temannya.

Nopis dikabarkan tenggelam di Objek Wisata Batu Betiang tersebut, berdasarkan penuturan teman-temannya yang mengunjungi lokasi tersebut bersama korban.

“Proses pencarian pun dilakukan dengan cara penyelaman, serta penyisiran aliran sungai oleh tim Basarnas untuk menemukan jasad korban, serta pencarian dititik pertemuan arus sungai sunup dan sungai air dingin,” tandas Basuki

Pencarian terhadap jasad korban bakal terus dilanjutkan jika cuaca baik. Namun jika kondisi cuaca tidak memungkinkan maka tim akan menunda proses pencarian korban, hingga cuaca baik. [Benny Septiadi]