Senator termuda Indonesia Riri Damayanti John Latief

JAKARTA, PB – Senator termuda Indonesia, Riri Damayanti John Latief, menghimbau kepada Pemerintah untuk mengoptimalkan perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah. Menurutnya, hal ini penting untuk memperkuat budaya literasi di sekolah-sekolah tersebut.

“Jangan sampai perpustakaan sekolah menjadi sunyi dan sepi karena tidak ada yang tertarik untuk datang dan membaca. Pemerintah harus memberikan reward kepada sekolah yang berhasil menghidupkan perpustakaannya dan memberikan punishment kepada mereka yang gagal,” kata anggota Komite III DPD RI tersebut kepada jurnalis.

Riri menjelaskan, beberapa sekolah memiliki bangunan fisik perpustakaan yang cukup besar dan bagus. Hanya saja, budaya membaca para pelajar di sekolah itu masih kalah jauh ketimbang budaya memainkan gedget.

“Kalau masih ada sekolah yang minat baca siswa siswinya rendah, lakukan evaluasi. Jangan-jangan perpustakaannya tidak menarik dikunjungi, pengap, atau koleksi bukunya kurang,” ujar inisiator Komunitas Seribu Buku tahun 2016 itu.

Riri menambahkan, diperlukan banyak inovasi agar minat baca pelajar tumbuh dan berkembang secara masif. Misalnya, ungkap Riri, sekolah bisa menyatukan antara pembelajaran dengan kegiatan-kegiatan rutin di perpustakaan.

“Siswa harus sering-sering diminta untuk mengakses informasi yang ada dalam buku-buku di perpustakaan. Bisa juga dengan cara melakukan modernisasi perpustakaan, menggelar diskusi rutin, atau menyiapkan angket untuk diisi oleh para pelajar tentang bacaan apa yang mereka minati dan sekolah wajib untuk menyediakannya di perpustakaan,” demikian Riri.

Untuk diketahui, Komite III DPD RI merupakan alat kelengkapan DPD RI yang bersifat tetap yang mempunyai lingkup tugas pada pendidikan, agama, kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, tenaga kerja, perpustakaan dan beberapa lingkup tugas lainnya. [Gayatri Sukarti]