Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK di Provinsi Bengkulu dalam Bentuk Kegiatan Sinkronisasi Kurikulum SMK dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) di Gedung Serbaguna Provinsi Bengkulu, Kamis (29/3).

BENGKULU, PB – Kualitas mutu pendidikan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dinilai sangat penting dilakukan oleh seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Provinsi Bengkulu. Caranya, SMK fokus untuk menggarap jurusan tertentu sesuai dengan latar belakang terbentuknya SMK tersebut.

“Sebagai contoh, SMK pertanian maka harus fokus ke penciptaan dan pengkaderan siswanya di bidang pertanian. Sehingga lulusan SMK yang tercipta betul-betul handal dibidang pertanian. Sebab selama menimba ilmu di SMK mereka fokus terhadap jurusan tersebut. Jangan malah buka jurusan baru menjadi SMK pertanian dan otomotif. Ini yang justru akan mengurangi kualitas mutu lulusan SMK,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK di Provinsi Bengkulu dalam Bentuk Kegiatan Sinkronisasi Kurikulum SMK dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) di Gedung Serbaguna Provinsi Bengkulu, Kamis (29/3).

Plt Gubernur disambut dengan Sekapur Sirih.

Dilanjutkan Rohidin, peluang kerja bagi lulusan SMK sangat besar di Provinsi Bengkulu. Pasalnya, saat ini Pamerintah Provinsi Bengkulu tengah fokus menggarap potensi penciptaan kawasan industri Ekonomi khusus di pelabuhan Pulau Baai.

“Awal tahun 2019 nanti tentu sangat membutuhkan SDM pekerja yang handal diberbagai bidang. Diantaranya teknik informatika, mesin dan industri. Jadi saya minta agar seluruh SMK fokus dalam satu bidang kejuruan saja. Sehingga tenaga kerja yang tercipta benar-benar handal,” singkat Rohidin.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan arahan

Sementara itu, Budiman Ismaun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menyampaikan jika kegiatan diskusi ini digelar untuk mencari kesesuaian antara Satuan pendidikan dan Pelaku Dunia Usaha.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terwujudnya satu pemahaman antara satuan pendidikan dengan pelaku dunia usaha. Sehingga, lulusan SMK yang ada bisa benar benar bisa mendapatkan peluang kerja,” tegas Budiman.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun saat menyampaikan pandangannya.

Pantauan Pedoman Bengkulu, acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu ini dibuka langsung oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah ditandai dengan pemukulan Dol dan dihadiri oleh Kasubdit Penyelarasan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Sarriadi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu sekaligus Pj Walikota Bengkulu Budiman Ismaun, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Endang Kurnia, 75 Pelaku Dunia Usaha dan Industri se-Provinsi Bengkulu serta Kepala SMK se-Provinsi Bengkulu.

Peserta tampak berkhidmat mengikuti acara ini

Sementara itu, pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini diantaranya yaitu Direktorat Pembinaan SMK Pusat Sarriadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Budiman Ismaun serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu Hafizzudin. [Ifan Salianto/Adv/Humas Pemprov]