Darlinsyah

BENGKULU, PB – Dalam rangka menghadapi kampanye pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu 2018, Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kota Bengkulu melaksanakan Rapat terkait penyerahan, perawatan dan pelepasan alat peraga kampanye Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu.

Dalam rapat yang dilaksanakan pada hari Minggu (11/3) di Rumah Pintar Pemilu (RPP) Sekretariat KPU Kota Bengkulu tersebut dilaksanakan bersama Ketua KPU Kota beserta anggotanya, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), dan Tim Pasangan masing-masing Calon.

Dalam acara tersebut dijelaskan terkait alat peraga kampanye Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu sebagaimana ditetapkan pada Pasal 30 Ayat (4) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Dalam peraturan tersebut berbunyi : ” Perawatan, pemeliharaan dan pembersihan atau penurunan alat peraga kampanye yang telah diserahkan kepada Tim Kampanye Pasangan Calon menjadi tanggungjawab Pasangan Calon.

Dijelaskan Ketua KPU Kota bahwa alat peraga kampanye ini sudah diserahkan sepenuhnya kepada Pasangan Calon dan selanjutnya perawatan dan pemeliharaan menjadi tanggungjawab masing-masing paslon.

“KPU sudah memfasilitasi alat peraga kampanye kepada masing-masing paslon secara adil salah satunya adalah berupa baliho sejumlah lima buah untuk setiap paslonnya, bahkan untuk pemasangannya kami letakkan berjejer dan sejajar, tidak ada yang lebih tinggi dan tidak ada yang lebih rendah, jadi kami pastikan adil,” tuturnya.

Disampaikan oleh Darlinsyah bahwa sebelumnya banyak yang bertanya kepada pihak KPU, kenapa ada baliho salah satu Paslon yang roboh.

“Ada laporan bahwa beberapa baliho pasangan calon dibeberapa titik dilaporkan roboh. Hal ini bukan karena sengaja dirobohkan atau dirusak, namun beberapa hari sebelumnya memang ada badai,” tuturnya.

Menurutnya, sebenarnya ini bukan tanggungjawab KPU lagi, karena sudah diserahkan dan dipasangkan pada lokasi yang sama dengan paslon lainnya.

“Artinya sudah kami serahkan sepenuhnya kepada pasangan calon, sesuai dengan Pasal 30 Ayat (4) perawatan dan pemeliharaannya menjadi tanggungjawab masing-masing paslon, namun sebelumnya tetap kami tetap bantu sampaikan kepada pihak ketiga untuk membantu memperbaikinya,” tutup Darlinsyah. [Deni Dwi Cahya]