Polisi menyelidiki tiang penyangga tapal batas yang dikabar OTD, Minggu (4/3/2018)

BENGKULU UTARA, PB – Tiang penyangga pembangunan Gapura tapal Batas antara Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Lebong yang terletak di Desa Renah Jaya Kecamatan Giri Mulya, minggu (4/3) sekitar pukul 05.00 WIB dibakar Orang Tak Dikenal (OTD). Peristiwa yang dilaporkan warga kepada anggota Polsek Giri Mulya tersebut langsung ditindak lanjuti Satuan Reskrim Polres Bengkulu Utara menilai tindakan pembakaran tersebut sebuah tindak pidana.

Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Jufri SIK dikonfirmasi Pedoman Bengkulu menegaskan jika saat ini Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara dan Polres Lebong telah membentuk tim guna melakukan penyelidikan atas aksi OTD tersebut.

“Kita sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) siang tadi untuk mencari bukti – bukti dan fakta pelaku pembakaran tersebut,” tegas Jufri.

Dilanjutkan Jufri, walaupun pembakaran tiang kayu penyangga tidak berdampak terhadap pekerjaan pembangunan gapura lantaran cornya sudah kering dan tiang – tiang kayu tersebut memang akan segera dibongkar, namun hal itu tetaplah merupakan sebuah tindak pidana yang akan di proses secara hukum.

“Tadi tim gabungan Polres Bengkulu Utara dan Polres Lebong sudah turun ke lokasi. Saat ini masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi – saksi yang kami duga mengetahui hal tersebut,” tegas Jufri.

Diharapkan Jufri, dengan hanya memiliki bukti yang minim tersebut, pihaknya berharap agar permasalahan ini segera bisa terungkap.

“Semoga kita cepat mendapatkan titik terang siapa pelaku pembakaran ini,” tegas Jufri. [Evi Kusnandar]