Rektor UMB terpilih, Dr Ahmad Dasan, ketika diapat para pimpinan media massa di Kampus I UMB, Kamis (8/3/2018).

DR H Ahmad Dasan SH MA, pria kelahiran Tuban 8 Maret 1961 kembali diberikan amanah untuk menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) periode 2018-2022.

Inalilahi wainailaihi rojiun,” ungkap Dr H Ahmad Dasan SH MA, dalam sambutannya dihadapan rekan-rekan media dalam rangka merayakan miladnya yang ke 57 pada hari Kamis (8/3/2018) di ruang rapat kampus I UMB.

Rektor UMB yang memiliki banyak terobosan dalam kepemimpinannya ini terlihat menangis saat mengabarkan sebuah amanah yang kembali di berikan kepadanya.

“Sebenarnya, satu periode saja sudah cukup. Tapi, mungkin ini amanah dari Allah. Amanah sangat berat yang harus saya terima. Semoga ini adalah sebuah anugerah bukan sebuah musibah,” ujar Ahmad Dasan sambil menahan isak tangisnya.

Dr Ahmad Dasan

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMB Dr Fazrul Hamidy SH MM, saat di wawancarai Pedoman Bengkulu setelah menyantap sajiaan yang disediakan dalam rangka syukuran milad ke-57 Rektor UMB, mengatakan bahwa Dr H Ahmad Dasan SH MA merupakan satu-satunya rektor yang dimiliki UMB yang memiliki keberhasilan dan keberanian yang luar biasa, dimana beliau berani mengorbankan diri bahkan keluarganya demi keberhasilan UMB.

“Inilah kekuasaan Allah, suatu rahmat yang diberikan berkat prestasinya yang luar biasa. Ini benar-benar di luar prediksi,” ujar Fazrul Hamidy, Kamis (08/02/2018).

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Senat melihat kondisi real di lapangan.

“Ya untuk apa lagi mencari yang lain sedangkan dia punya kesempatan dan beliau pun bersedia. Lagi pula, tidak ada lagi yang berani maju dan mau menyaingi beliau. Akhirnya senat memutuskan dengan musyawarah mufakat, kami meminta beliau untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Rektor UMB periode selanjutnya,” imbuhnya.

“Untuk fisik, paling tidak beliau dapat menyelesaikan 90 persen apa yang telah direncanakan. Sedangkan akademik, terus melakukan pembenahan, Mudah-mudahan periode selanjutnya semakin hebat dan UMB kian bersinar,” tutup Fazrul Hamidy. [Nurhas Bunaida]