Tes tertulis Capital Market Professional Development Program di di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu, Sabtu (21/04/2018).

PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku Self-Regulatory Organization (SRO) kembali menyelenggarakan Capital Market Professional Development Program (CMPDP) secara serentak di 29 Kota besar di Indonesia.

Diantaranya adalah Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Banda Aceh, Medan, Padang, Pangkalpinang, Batam, Riau, Bengkulu, Lampung, Palembang, Jambi, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Makassar, Ambon, Kendari, Manokwari, Jayapura, Mataram, dan Manado.

Pada tahun ini, jumlah pelamar CMPDP berjumlah 3.962 orang pelamar secara nasional. Namun setelah melalui proses seleksi administrasi, ditetapkan sebanyak 3.575 kandidat yang mengikuti seleksi tertulis CMPDP.

Selanjutnya bagi peserta yang lulus tes tertulis pada hari ini, Sabtu (21/04/2018) akan kembali mengikuti serangkaian tes lainnya seperti Psikotes, Forum Group Discussion (FGD), dan Interview sampai dengan terpilihnya peserta terbaik yang akan mengikuti 6 bulan program pengembangan dan 6 bulan on the job training. Nantinya setiap lulusan CMPDP akan ditempatkan bekerja di SRO.

CMPDP ini memiliki tujuan jangka menengah dan panjang dengan cara mempersiapkan talenta pasar modal yang akan menjawab tantangan di masa depan dan membantu menggerakan industri pasar modal Indonesia.

Pada 2016 lalu, jumlah kandidat CMPDP yang ditempatkan di SRO sebanyak 26 orang dan di 2017 sebanyak 31 orang. Proses seleksi CMPDP dilakukan secara terpusat oleh The Indonesia Capital Market Intitute (TICMI).

Di Bengkulu, sebanyak 43 orang mengikuti test yang diselenggarakan di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu.

Kepala BEI Perwakilan Bengkulu, Bayu Saputra mengatakan, peserta CMPDP di Bengkulu tahun ini naik dua kali lipat lebih dibanding tahun 2017 yang hanya 14 orang saja.

Bayu menjelaskan, prosesi test CMPDP hari ini dibagi menjadi 3 shift, yakni shift pertama dimulai pada pukul 08.00 WIB, shift kedua Pukul 10.30 WIB dan shift terakhir pada pukul 12.30 WIB.

Selanjutnya, lulusan CMPDP ini nantinya akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang bergerak di Industri Pasar Modal Indonesia, seperti BEI/IDX, KSEI, KPEI, dan anak perusahaan Bursa Efek Indonesia.

“Selain itu, bagi peserta yang lulus CMPDP nantinya juga bisa menjadi pialang saham atau ditugaskan di perusahaan-perusahaan sekuritas pasar modal,” ungkap Bayu.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa program CMPDP ini bisa diikuti oleh semua disiplin ilmu berjenjang Strata Satu (S1). Namun, agar bisa lulus, peserta wajib memiliki wawasan yang luas tentang industri keuangan dan pasar modal.

Karena nantinya, peserta yang lulus ini merupakan calon-calon pimpinan di Industri Pasar Modal Indonesia yang harus mampu memecahkan masalah yang rumit sekalipun di Industri Pasar Modal nantinya.

Dilain pihak salah satu peserta CMPDP, Tiara Kusnita kepada media mengatakan bahwa dirinya baru pertama kali mengikuti test CMPDP di BEI Propinsi Bengkulu, dan berharap bisa lulus pada tahapan seleksi hari ini dan seleksi-seleksi lainnya.

“Ikut test CMPDP baru kali ini, pernah magang juga di BEI Bengkulu. Sebelum test, saya juga mempelajari tentang Bursa Efek dan Industri Pasar Modal lainnya. Semoga saja bisa lulus ke tahapan seleksi selanjutnya,” harapnya. [Nurhas Bunaida]