Foto Istimewa

SELUMA, PB – Sesuai Data Indeks Desa Membangun (IDM) dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun 2017, sebanyak 92 desa atau 50, 55 persen dari jumlah 182 desa di Kabupaten Seluma masih masuk kategori tertinggal.

Sekretaris dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Seluma, Sukran Effendi mengatakan, data tersebut diperoleh dari Kementerian, berdasarkan perhitungan Indeks Desa Membangun (IDM).

“Ya, itu hasil dari penyampaian konsioner program pemutahiran Indeks Desa Membangun oleh kemendes,” kata Sukran kepada Pedoman Bengkulu, Jumat (27/04/2018).

Data IDM juga menyebutkan, ada 16 desa di seluma sangat tertinggal atau 8, 79 persen. Terdapat 69 desa berkembang atau 37, 91 persen. Dan lima desa maju atau 2,75 persen.

“Dari data IDM, Kabupaten Seluma belum mempunyai desa mandiri,” jelasnya.

Sukran mengaku, sesuai data awal dari tahun 2015, jumlah Desa tertinggal di Kabupaten Seluma menurun. Padahal, berdasarkan SK Bupati Seluma nomor 410-374 tahun 2016, menyebutkan, 55 desa di Kabupaten Seluma tertinggal dan 14 desa sangat tertinggal.

“Kalau hasil IDM data awal tahun 2015 dan semuanya membaik,” elak dia.

Data IDM berbanding terbaik dengan SK Bupati Seluma nomor 410-374 tahun 2016. Jumlah desa tertinggal tahun 2016 sebanyak 55 desa sedangkan tahun 2017 meningkat menjadi 92 desa. Jumlah desa sangat tertinggal tahun 2016 sebanyak 14 desa, meningkat menjadi 16 desa. [Sepriandi]