Assisten I Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Yunizar Hasan membuka menghadiri dan membuka secara resmi Training Imam dan Khatib, Senin (30/4/2018)

BENGKULU SELATAN, PB – Assisten I Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Yunizar Hasan membuka menghadiri dan membuka secara resmi Training Imam dan Khatib di Masjid Baiturrahma Jl Gama I, Senin (30/4/2018).

Dalam sambutannya Yunizar Hasan mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Bengkulu Selatan ini.

“Pemda sangat mendukung kegiatan seperti ini. Karena saat ini Pemerintah Bengkulu Selatan di bawah kepemimpnan Bupati Dirwan Mahmud tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga non fisik,” tutur Yunizar Hasan.

Diantara pembangunan non fisik yang dimaksud, menurut Yunizar Hasan, contohnya program tiga pilar. Yakni Magrib Mengaji, Subuh Berjamaah dan Safari Jumat. Selain itu, Pemkab juga memberikan perhatian khusus dengan memberikan insentif/honor kepada Guru Ngaji dan Pengurus Masjid.

Turut hadir dalam kesempatan tersebur Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan, Amir Syofian.

Ratusan peserta yang merupakan pengurus Masjid. Tampil sebagai nara sumber dalam kegiatan yang mengambil tema ‘Menciptakan Imam dan Khatib yang Dedikatif dan Nasionalis’ Kabag TU Kantor Kementerian Agama Bengkulu Selatan, dan dua pemateri dari DPW Hidayatullah Provinsi Bengkulu Subur Pramudya dan Nusron.

Perwakilan dari Kemenag menekankan bahwa Imam dan Khatib serta pengurus Masjid jangan menonjolkan dan menumbuhkembangkan perbedaan dalam agama.

“Jemaah Masjid itu bermacam-macam. Ada yang dari NU, Muhammadiyah, Naqsabandiyah dan lain-lain. Pengurus Masjid harus mengutamakan kepentingan jemaah, bukan kepentingan kelompok,” tegas Jasman. [Apdian Utama/Pariwara]