Pertemuan kelompok kerja advokasi Kampung KB dan penyuluhan KIE di aula Kantor Lurah Jalan Gedang Kota Bengkulu, Jum’at (20/04/2018).

BENGKULU, PB – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu tengah gencar dalam membangun kampung keluarga berencana (KB) disetiap Kabupaten/Kota di Bengkulu.

Setidaknya, dari implementasi program Nawacita sejak tahun 2017 lalu, BKKBN Provinsi Bengkulu telah membangun 130 Kampung KB disetiap Kecamatan yang ada di Kabupaten/Kota.

Seperti di Kabupaten Mukomuko ada 15 Kampung KB, Bengkulu Utara 19 Kampung KB, Bengkulu Tengah 10 Kampung kb, Kepahiang 8 Kampung KB Rejang Lebong 16 Kampung KB, Lebong 12 Kampung KB, Kota 9 Kampung KB, Seluma 14 Kampung KB, Bengkulu Selatan 12 Kampung KB dan Kaur ada 15 Kampung KB.

“Target kita nanti setiap desa itu jadi Kampung KB, kita kejar terus untuk membangun Kampung KB,” ungkap Busmar Edisyaf SP MM selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu saat menggelar pertemuan kelompok kerja advokasi Kampung KB dan penyuluhan KIE di aula Kantor Lurah Jalan Gedang Kota Bengkulu, Jum’at (20/04/2018).

Dikatakannya, pembangunan Kampung KB itu dilakukan untuk merubah sikap masyarakat dalam melakukan kebiasaan buruk, seperti dalam menjaga kesehatan, lingkungan hingga aktivitas ekonomi masyarakat. BKKBN memiliki peran penting untuk memberikan pembekalan dan pengetahuan kepada masyarakat.

“Tugas kita untuk melakukan perubahan sikap tersebut, tidak bisa dilakukan dengan cara instan, namun harus dilakukan perubahan dengan cara memberikan pengetahuan, melakukan perubahan sikap dan melakukan perubahan prilaku,” paparnya.

Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat itu dibutuhkan peran semua pihak termasuk peran media, sehingga edukasi dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Kita butuh media untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas dan BKKBN juga akan terus menidaklanjutinya dengan langsung terjun kelapangan,” tambah Busmar.

Dilain Pihak, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Bengkulu, Drs Rosmidar mengatakan, pembangunan Kampung KB ini sangat baik sekali, karena dengan adanya Kampung KB tersebut, secara berangsur masyarakat didalamnya akan ikut sejahtera.

“Sebagai contoh, kalau masih ada yang membuang sampah sembarangan artinya belum sejahtera, ini peran kita bersama,” terang Rosmida.

Peretemuan ini berlangsung hangat dan khidmat.

Pemerintah Kota juga terus memberikan pendampingan kepada masyarakat, pendampingan yang dilakukan itu justru banyak tidak diketahui, disinilah peran media sangat dibutuhkan untuk membantu memberikan edukasi dari pendampingan yang telah dilakukan selama ini.

“Informasi ini harus sampai dengan masyarakat, kalau sudah jadi tugas bersama maka tanggungjawab kita bersama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” pungkas Rosmidar. [Nurhas Bunaida]