BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu menggelar FGD Optimalisasi PRB bersama Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) cabang Bengkulu dan Puskesmas yang menjadi Pilot Project Labeling, Selasa (03/04) bertempat di ruang Rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TKMKB Kota Bengkulu, dr. Eko Rahmi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari dan perwakilan dari Puskesmas peserta Pilot Project labeling dalam hal ini Puskesmas Nusa Indah, Puskesmas Sukamerindu dan Puskesmas Pasar Ikan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari mengungkap bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk maksimalkan fungsi PRB agar peserta yang telah terdiagnosa penyakit Kronis namun telah stabil tidak perlu melakukan kunjungan berulang ke Rumah Sakit.

“Kami harapkan diskusi ini mampu menggali lebih dalam (permasalahan), jadi jangan takut, bahwa apa yang akan disampaikan oleh teman teman akan sangat membangun dalam Program JKN terutama PRB,” jelas Rizki.

Data Terhimpun, Pilot Project labeling yang akan diterapkan di tiga puskesmas di Kota Bengkulu ini merupakan mekanisme yang diterapkan kepada peserta yang telah terdeteksi dengan diagosa penyakit yang masuk ke dalam PRB, maka akan diberikan cap khusus ketika akan dirujuk ke Rumah Sakit, sehingga Rumah Sakit bisa mengetahui bahwa si pasien merupakan calon peserta PRB dan dapat dimasukkan ke dalam Program PRB.[NB06]