Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun

BENGKULU, PB – Pasca mengetahui harga daging sapi yang melangit tembus Rp130 per kilogramnya, Pemerintah Kota Bengkulu langsung ambil sikap.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota akan melakukan koordinasi dengan Bulog Drive Bengkulu untuk melaksanakan pemasaran daging beku dengan harga Rp80 ribu per kilogram melalui operasi pasar.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota juga akan segera menggelar rapat koordinasi dengan OPD terkait mengantisipasi harga daging yang semakin tinggi.

“Harga daging sekarang sangat mahal. Jika dibiarkan maka bulan Ramadhan nanti pasti akan tambah tinggi. Kita akan segera minta kepada Bulog secara lisan maupun tulisan untuk segera memasarkan daging beku Bulog sehingga Masyarakat tetap bisa mengkonsumsi daging secara layak,” tegas Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun, Selasa (10/4).

Ditambahkan Budiman, sore ini, Selasa (10/4), dirinya akan memanggil Dinas Perdagangan serta dinas Pertanian Kota Bengkulu untuk segera melakukan cek ke pasar pasar serta menyiapkan operasi pasar bersama Bulog.

“Nanti kita juga akan menyurati pihak Pemerintah Provinsi untuk koordinasi terkait hal ini. Saya yakin, dengan operasi pasar ini harga daging akan kembali normal berkisar rp 100 ribu per kilogramnya,” ujar Budiman.

Selain itu, Budiman juga berencana akan melakukan penekanan margin atau keuntungan ditingkat Toke hingga rumah Potong Hewan yang ada. Sehingga, pedagang dipasar akan bisa menjual murah kepada warga.

“Rp115 ribu per kilogram dari RPH itu sangat mahal. Wajar jika di pedagang tambah mahal. Nanti kita koordinadisi dengan Pemprov serta OPD terkait untuk melakukan pembatasan margin di tingkat Toke serta RPH. Ini salah satu solusi tepat agar harga daging kembali murah dan terjangkau oleh masyarakat menengah kebawah,” tegas Budiman.

Seperti dilansir sebelumnya, harga jual daging sapi di tingkat pedagang sejumlah pasar Bengkulu tembus Rpp130 ribu per kilogramnya. Harga ini jauh dari harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu senilai Rp105 per kilogramnya. [Ifan Salianto]