Rapat Paripurna DPRD BU dalam rangka mendengar Pandangan Umum Fraksi, Jumat (20/4/2018).

BENGKULU, PB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) meminta kepada pihak Pemkab Bengkulu Utara agar memberikan perhatian tersendiri kepada para petani ikan. Upaya tersebut guna meningkatkan tingkat perekonomian petani.

“Banyak sekali yang menjadi kendala bagi petani ikan yang saya lihat. Dan ini sangat perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujar Slamet Waluyo juru bicara Fraksi Nasdem dalam rapat Paripurna DPRD BU dalam rangka mendengar Pandangan Umum Fraksi Terhadap Rancangan peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan kedua atas peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2012 tentang retribusi Jasa Usaha dan Rancangan peraturan Daerah tentang perubahan kedua atas peraturan Daerah No 1 Pelelangan ikan dan retribusi penjualan produksi Usaha Daerah, Jumat (20/4/2018).

Menurutnya saat ini petani ikan masih kesulitan dalam hal permodalan dan harga pakan yang terlalu tinggi sehingga keuntungan dari peternakan ikan tidak terlalu besar.

“Petani ikan sekarang sudah banyak, namun harga jual masih relatif rendah untuk itu harus ada solusi terbaik dari pemerintah agar petani ikan tidak mengeluh dengan persoalan yang sama,” ujar Slamet.

Ditambahkan Slamet bahwa saat ini pemerintah hanya sibuk dengan perubahan-perubahan terhadap retribusi saja sedangkan nasib para petani tidak dipikirkan,” tegas Slamet.

Hadir dalam rapat paripurna ini diantaranya Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, Waka DPRD BU I Bambang Irawan, Forkompimda BU dan Ormas. [Adv/Evi Kusnandar]

Rapat paripurna ini dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata dan Waka DPRD BU I Bambang Irawan.
Anggota DPRD BU tampak khidmat mengikuti rapat paripurna ini.
Rapat paripurna ini berjalan lancar.