Peringatan Hari Kartini Ke-139 Tahun 2018 di Halaman Rumah Fatmawati Sukarno, Rabu (25/4/2018).

BENGKULU, PB –¬†Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berenncana (P3A-PPKB) Provinsi Bengkulu menggelar acara Peringatan Hari Kartini Ke-139 Tahun 2018 di Halaman Rumah Fatmawati Sukarno, Rabu (25/4/2018).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melalui Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, Yuliswani, mengajak kepada seluruh warga masyarakat Bengkulu untuk mengangkat panji-panji kebudayaan dalam membangun bangsa.

“Keanekaragaman budaya menjadi kebanggaan bagi kita untuk dipertahankan dan diwarisi kepada generasi selanjutnya. Budaya kita sangat bervariasi, memiliki keunikan tersendiri. Jangan sampai luntur karena pengaruh budaya luar,” kata Yuliswani dalam sambutannya.

Ia menegaskan, dalam pembangunan, perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang setara. Hanya saja, kata dia, budaya yang menganggap perempuan sebagai insan yang lemah dan laki-laki lebih kuat seringkali menjadi penyebab adanya diskriminasi dalam pembangunan baik yang bersifat politik, sosial, ekonomi dan budaya.

“Untuk itu pemerintah selalu berupaya mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk responsif terhadap perempuan. Bila pembangunan dijalankan dengan responsif, maka perjuangan Kartini terdahulu dapat diwujudkan,” paparnya.

Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Yuliswani.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam melaksanakan program priorotas pengentasan kemiskinan dan ketertinggalan, Kartini harus mendapat perhatian serius melalui pemberdayaan.

“Kalau tidak diberdayakan, tidak mungkin kita dapat entaskan kemiskinan. Bukan hanya lewat Dinas P3A-PPKB, tapi semua OPD terkait harus ikut memberdayakan perempuan. Jika perempuan berdaya akan diikuti dengan keluarga yang berdaya dan muaranya masyarakat sejahtera dan terbebas dari kemiskinan. Ingat, perempuan yang diberdaya, bukan yang diperdaya,” tukasnya.

Ia juga menghimbau kepada para Kartini masa kini untuk senantiasa ikut berperan dalam pembangunan, menjadi perempuan-perepmuan yang berkarya dan mengukir prestasi demi prestasi untuk bangsa pada umumnya, Bengkulu pada khususnya.

“Berikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Provinsi Bengkulu. Jayalah perempuan Indonesia,” tutupnya diiringi tepuk tangan aplaus dari para tamu undangan yang hadir.

Pagelaran musik dol oleh KPPI Provinsi Bengkulu.

Disisi lain, Senator termuda Indonesia Riri Damayanti John Latief yang hadir dalam kesempatan ini mengatakan, saat ini perempuan harus bisa menempatkan diri termasuk memilah derasnya arus informasi yang ada demi melindungi diri, keluarga dan anak-anaknya.

“Kartini sekarang harus berani terjun ke dunia politik. Karena hanya melalui dunia politik, banyak kepentingan-kepentingan kaum perempuan dan anak-anak dapat diperjuangkan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, politik tidak identik dengan laki-laki atau dengan dunia yang kasar, keras, beringas, hingga temperamental. Menurutnya, politik juga harus dipandang dari sisi kepentingan kesehatan perempuan, reproduksi, kesejahteraan hingga politik keluarga yang mungkin terlewat untuk terfikirkan oleh kaum laki-laki.

“Suara kita perempuan lah yang harus memunculkan gebrakan dibidang tersebut. Karena itulah, saya mengajak Kartini zaman ini untuk rajin mengikuti diskusi politik, memahami politik, dan tidak acuh terhadap politik,” demikian Riri.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba Kartini 2018.

Sementara Ketua Panitia, Asmeri Yuswita, mengatakan, peringatan Hari Kartini ini merupakan rangkaian penutup dari beberapa agenda yang telah dilakukan sebelumnya sebagai bentuk penghargaan terhadap Kartini, salah satu Pahlawan Nasional.

Acara ini diisi dengan penyarahan hadiah kepada para pemenang lomba Kartini 2018 dan atraksi dol yang ditampilkan secara memukau oleh pengurus dan anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Bengkulu.

Acara dengan tema “Semangat Kartini, Semangat Eksplorasi Khazanah Budaya Bangsa” ini dihadiri oleh unsur Forkompinda se Provinsi Bengkulu, Kartini-kartini Bengkulu yang ada di DPR RI, DPD RI, DPRD, PKK, OPD-OPD, organisasi-organisasi perempuan, organisasi-organisasi masyarakat dan lain sebagainya.¬†[Nurhas Bunaida/Humas Pemprov/Adv]

Paduan suara.
Para tamu undangan yang hadir.
Senator termuda Indonesia bersama pengurus dan anggota KPPI Provinsi Bengkulu.
Anggota DPD RI Riri Damayanti saat menerima karangan bunga.