Wisti Herlena (20) warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) meninggal dunia setelah minum racun rumput jenis hopper intseksida, Kamis (19/4/2018)

SELUMA, PB – Wisti Herlena (20) warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) meninggal dunia setelah minum racun rumput jenis hopper intseksida, Kamis dini hari (19/04/2018).

Informasi diterima dari pihak Kepolisian, kejadian bermula sejak hari Rabu tgl 18 April 2018 sekira pk.23.30 WIB di Desa Gunung Kembang, Korban ditemui oleh orangtuanya yang menasehati korban agar baik-baik dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Kemudian orangtua korban pulang ke rumahnya di Desa Tebat Gunung Kecamatan Semidang Alas (SA) lalu, suami korban atasnama Nano Mardiansah, pergi kerumah orangtuanya dan korban tinggal sendiri dirumah.

Setelah suami korban pulang kerumah dan menemui korban dalam keadaan pusing-pusing dan mengatakan “nido ka nginak aku lagi” (tidak akan melihat aku lagi) , lalu suami korban menanyakan minum apa dan korban mengatakan “aku minum racun”. Suami korban langsung memanggil orangtuanya. Kemudian menemui korban dan menemukan korban dalam posisi duduk dan mengalami pusing. Lalu suami korban langsung mencari susu untuk diminum korban dan korban sempat minum susu tersebut. Namun, korban tetap muntah-muntah sehingga akhirnya korban meninggal dunia.

Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika ketika di konfirmasi Sabtu (21/04/2018) mengatakan, petugas masih mendalami jika adanya dugaan tindak pidana terhadap peristiwa tersebut. Petugas mengamankan botol bekas racun, mengajak tim medis untuk pemeriksaan luar dan mencari keterangan saksi penyebab kematian.

Racun yang diduga diminum korban

“Tetap dilakukan upaya penyelidikan untuk mencari tahu adanya tindakan pidana atau tidak,” singkatnya.

Barang bukti yg diamankan yaitu satu buah botol racun insteksida merk HOPPER, baju kaos yg dipakai korban warna corak, celana yang dipakai korban dan dua buah botol susu kaleng.

Diketahui, Jenazah korban telah dimakamkan di TPU desa setempat. [Sepriandi]