Pelaksanaan Even Lemang Tapai, 10 Maret 2018 Lalu

BENGKULU SELATAN, PB – Di balik kemeriahan dan kesuksesan Event Lemang Tapai dan Nari Andun yang digelar pada 10 Maret 2018 yang lalu, ternyata masih meninggalkan permasalahan yang serius. Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bengkulu selaku instansi teknis pemegang anggaran kegiatan masih menyisakan sejumlah hutang.

Yugianto, Ketua Pelaksana Event Lemang Tapai mengaku hingga saat ini piutang kegiatan Even Lemang Tapai belum dicairkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Padahal, menurut Yugianto, kelengkapan administrasi (SPJ) sudah diselesaikan.

“Kami dari KOPPI selaku pelaksana Event Lemang Tapai dibuat pusing oleh kebijakan Dispar yang seolah-olah mengulur-ulur pencairan. Padahal kami panitia ini terus ditagih oleh rekanan, seperti pemilik tenda, organ, salon, lemang tapai, katering dan lainnya semuanya masih ngutang. Kami terus ditagih,” sampai Yugianto saat ditemui Pedoman Bengkulu di kediamannya, Kamis (19/4/2018).

Pihak panitia, telah berulang kali menemui pihak Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Namun belum ada kepastian kapan anggaran akan dicairkan.

“Sudah sering kami tanyakan ke Dispar Provinsi, tapi jawaban mereka selalu saja masih diproses. Untuk itu, besok (20/4/18) kami dari KOPPI kembali akan menemui Dinas Pariwisata untuk mempertanyakan kembali kapan pencairannya. Even sudah selesai dilaksanakan hampir dua bulan, masa belum bisa dicairkan. Kayaknya ada yang tidak beres di tubuh Dinas Pariwisata,” tegas Yugianto. [Apdian Utama]