Porsmud-KBM menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Rabu (25/4).

BENGKULU, PB – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Poros Muda Kota Bengkulu Membangun (Porsmud-KBM) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Rabu (25/4). Aksi yang dilakukan ini mendukung pihak kejaksaan atas upaya-upaya yang dilakukan dalam menegakkan hukum yang sesuai dengan prosedur dan ketentuan.

“Dukungan yang kami berikan kepada Kejari agar tidak diintervensi dalam menegakkan hukum,” ujar Saipul, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi.

Dalam aksi ini dijelaskan bahwa dukungan yang diberikan bisa menjadi perlawanan apabila Kejari dalam menegakkan hukum tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kejari diminta harus menjadi lembaga hukum yang professional, mengedapankan asas-asas keterbukaan, keadilan, dan tujuan pembangunan.

Kemudian aksi ini dilanjutkan dengan dialog antara masyarakat dengan pihak Kejari dan Korlap Aksi menjelaskan dihadapan Kajari Bengkulu I Made Sudarmawan bahwa sebelumnya ada kelompok-kelompok masyarakat yang mencoba itervensi Kejari agar melakukan upaya hukum luar biasa terhadap kasus-kasus tertentu.

Kajari Bengkulu I Made Sudarmawan usai menerima massa aksi untuk berdialog.

Porsmud-KBM menilai misi tersebut syarat akan kepentingan politik. Dalam menyikapi hal tersebut Saiful menyatakan apabila hak demokrasi masyarakat digunakan untuk mematikan sistem peradilan maka dirinya menganggap hal ini sebagai lawan.

“Kami sangat menghormati hak berdemokrasi masyarakat, namun apabila demokrasi untuk mematikan peradilan maka ini akan kita lawan,” tegas Saiful.

Porsmud-KBM juga meminta Kejari Bengkulu untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan di Kota Bengkulu demi terwujudnya kesejahtraan masyarakat sebagaimana cita-cita hukum yang menghendaki adanya keseimbangan dan kesejahtraan rakyat.

“Kami menghimbau kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu dan seluruh masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama mensukseskan agenda pemilihan walikota dan wakil walikota Bengkulu 2018 demi keberlangsungan roda pembangunan di Kota Bengkulu ini,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu I Made Sudarmawan memberikan apresiasi atas masukan yang dilontarkan PORSMUD-KBM kepada instansinya.

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu I Made Sudarmawan

Ia menegaskan, Kejari Bengkulu tidak akan tebang pilih kepada golongan golongan tertentu dalam penyelesaian kasus, namun untuk masyarakat umun.

“Dalam penyelesaian kasus ada prosedur-prosedur yang harus diikuti dan sebagai lembaga hukum masyarakat Kejari tidak tebang pilih dalam penyelesaian kasus,” pungkasnya. [Ardiyanto]