Kepala Bidang Gudang Komersil Bulog Bengkulu, Danurdoro Anindito

BENGKULU, PB – Harga daging di Bengkulu yang menembus angka Rp130 ribu per kilogram disebut oleh Bulog Divisi Regional (Divre) Bengkulu sebagai yang termahal kelima di Indonesia. Harga tersebut masih sangat jauh di atas harga yang diinginkan Pemerintah.

“Bengkulu merupakan salah satu provinsi dengan harga daging termahal nomor lima se Indonesia dan masih jauh diatas harga yang diinginkan pemerintah,” kata Danur Doro, Kepala Bidang Komersial Forum Bulog Free Bengkulu, usai mengikuti rapat terkait kenaikan harga daging yang tengah melanda Kota Bengkulu di Kantor Walikota Bengkulu, Kamis (12/4).

Sementara dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menyatakan bahwa pengawasan yang dilakukan pihaknya selama ini menyimpulkan bahwa kenaikan harga daging dipicu lantaran tidak adanya sapi lokal yang bisa dipotong untuk selanjutnya dijual.

Hal ini yang memaksa pihak pemotongan hewan maupun toke sapi untuk melakukan impor sapi dari kawasan Lampung dengan harga yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan kelonjakan harga daging di Bengkulu.

“Kita akan segera menindak lanjuti permasalahan kenaikan daging ini hingga tuntas. Sebagaimna di tetapkan peraturan pemerintah, Harga Eceran Tertinggi (HET) Pusat yaitu sebesar Rp80 ribu untuk daging beku dan Rp105 ribu per kilogram daging segar,” kata Kepala Disperindag, Dewi Dharma, saat diwawancara usai rapat. [Ardiyanto]