PENYAKIT batu ginjal atau nefrolitiasis adalah kondisi ketika di dalam ginjal terbentuk material keras menyerupai batu. Material ini terbentuk dari limbah zat-zat dalam darah yang disaring ginjal, kemudian mengendap dan lama-kelamaan mengkristal.

Pengendapan biasanya terjadi karena Anda tidak mengonsumsi air sesuai anjuran, sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau memiliki kondisi medis yang bisa memengaruhi kadar senyawa tertentu dalam urine.

Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat: batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin. Perbedaan jenis batu ginjal akan memengaruhi tindakan pengobatan serta pencegahan.

Dilansir dari KlikDokter, beberapa hal yang dilakukan sehari-hari ada yang dapat menimbulkan terbentuknya batu ginjal. Beberapa hal tersebut, di antaranya:

1. Kurangnya konsumsi air putih

Kurang konsumsi air putih dapat menyebabkan dehidrasi. Akibatnya, cairan urine pun ikut berkurang atau bahkan tidak keluar sama sekali. Jika keadaan ini terjadi secara berkelanjutan, pembentukan batu ginjal tak bisa dihindari lagi.

2. Olahraga ekstrim

Olahraga ekstrem dapat memicu pengeluaran cairan tubuh lebih banyak dari biasanya. Jika hal ini tidak diimbangi dengan asupan cairan yang memadai, cepat atau lambat akan dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

3. Cuaca panas

Cuaca panas membuat orang harus minum lebih banyak. Jika tidak, akan mengalami dehidrasi, yang kemudian akan meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal.

4. Terlalu banyak kafein dan minuman bersoda

Konsumsi kafein dan minuman berkarbonasi (soda) dapat memicu terbentuknya batu ginjal, bahkan membebani kerja ginjal. Kedua zat tersebut juga berkontribusi pada kejadian gagal ginjal.

5. Kelainan bawaan

Salah satu kelainan bawaan yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal adalah cystinuria. Ini adalah kondisi dimana tubuh terlalu banyak mengandung asam amino sistin dan tinggi akan zat oksalat.

6. Obat-obatan tertentu

Suplemen kalsium dan vitamin C yang dikonsumsi dalam jumlah tidak tepat dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Oleh karena itu, jika rutin mengonsumsi suplemen jenis tersebut dan tidak ingin terkena batu ginjal di kemudian hari, berkonsultasilah dengan dokter mengenai dosis yang sesuai.

Penyakit batu ginjal memang memiliki kecenderungan berulang, tetapi pencegahannya cukup mudah. Yang harus diperhatikan adalah dua hal berikut:

– Konsumsi air sesuai kebutuhan tubuh. Sebab jika mengonsumsi cukup air, warna urine akan terlihat cerah.

– Perhatikan pola makan. Jika batu ginjalnya adalah jenis batu kalsium, maka hindari makanan yang mengandung banyak oksalat. Oksalat akan menghalangi penyerapan kalsium. Namun, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengubah pola makan.

Batu ginjal yang tidak segera diobati dapat memicu terjadinya kerusakan ginjal hingga gagal ginjal. Kondisi ini dapat berujung pada cuci darah rutin. Tak ada ingin berada dalam keadaan tersebut, bukan? Oleh karena itu, hendaknya mengonsumsi air putih yang cukup dan menerapkan pola hidup sehat. [Eva De]