Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara Kalman Damawi saat menjalani perawatan di RSUD Argam Makmur, Selasa (10/4/2018).

BENGKULU UTARA, PB – Nasib malang dialami Kalman Damawi (48) warga Desa Gunung Agung Kecamatan Kota Argamakmur.

Betapa tidak, korban yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara ini mengalami sejumlah luka lebam di bagian tubuh serta wajahnya dan luka lecet di tangan serta kaki setelah dianiaya oleh Hendri Kisenjer warga Kelurahan Gunung Alam yang menjabat sebagai Kadispora Bengkulu Utara dan Bari Oktari.

Akibat kejadian itu, Kalman Damawi melaporkan perbuatan Hendri ke Mapolres Bengkulu Utara, Selasa (10/4/2018).

“Kami sedang rapat di Ruang Pola Pemda membahas tentang aset Alun-Alun Rajo Malim Paduko yang dipimpin oleh asisten III Pemda BU Ramadhanus, saat rapat sedang berlangsung tiba-tiba Hendri dan Bari Oktari langsung mendatangi saya untuk memukul, jujur saya tidak tau apa yang menjadi motifnya, namun dugaan saya hal tersebut memang sudah direncanakan oleh Hendri,” ungkap Kalman.

Ditambahkan Kalman bahwa selama ini dia tidak punya masalah dengan Hendri.

“Saya tidak punya masalah dengan Hendri, saya tidak pernah menggangu dia, jadi saya bingung mengapa saya dikeroyok mestinyakan kita bisa bicara baik-baik,” ujar Kalman.

Kalman berharap agar pihak kepolisian segera melakukan pemeriksaan terhadap Hendri bila perlu dilakukan penahanan.

“Saya sudah sangat dirugikan oleh Hendri untuk itu saya sangat berharap agar dapat segera diproses,” ungkap Kalman.

Akibat kejadian tersebut Kalman harus mendapatkan perawatan di RSUD Argamakmur.

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kasat Reskrim AKP Jufri membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Kasus ini sudah ditangani Reskrim Akan kita proses kasus ini secepatnya,” tegas Kasat Reskrim. [Evi Kusnandar]