Warga desa diberikan pelatihan untuk menenun Tenun Bumpak, Jumat (27/4/2018)

SELUMA, PB – Untuk melestarikan tenun Bumpak, tenun asli Kabupaten, Pemkab Seluma melalui Bagian Ekonomi dan SDA memberikan pelatihan kepada 16 orang warga di Desa Kampai Kecamatan Talo dan sekitarnya.

16 orang ini diberikan pelatihan untuk menenun Tenun Bumpak. Sehingga diharapkan bisa mengembangkan sendiri agar dapat memproduksi kain Tenun Bumpak.

“Pesertanya sebanyak 16 orang dari warga sekitar, mereka diberikan pelatihan, kemudian praktek bagaimana cara menenun. Harapan kita, bisa meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta meningkatkan dan melestarikan Tenun Bumpak asli Seluma ini,” kata Kabag Ekonomi dan SDA Setda Seluma, Zuraini Irwan, Jumat (27/04/2018).

Menurutnya, pelatihan menenun ini dilaksanakan selama dua hari. Bagi masyarakat yang sudah bisa menenun, Bagian Ekonomi dan SDA akan bekerja sama dengan Dinas Perindagkop dan UKM Seluma untuk mengusulkan bantuan alat tenun. Sehingga masing-masing masyarakat yang sudah terampil memiliki alat tenun sendiri.

‚ÄúNanti akan diusulkan untuk diberikan bantuan alat menenun dan diberikan bantuan secara gratis, “jelasnya.

Sebelumnya, Sekda Seluma Irihadi, meminta, agar Tenun Bumpak Seluma ini dikembangkan. Kemudian diproduksi secara massal. Selanjutnya, akan diwajibkan kepada semua aparatur sipil Negara (ASN) di Kabupaten Seluma untuk menggunakan batik Tenun Bumpak setiap hari Kamis.

Sehingga bisa memperkenalkan kerajinan asli Seluma ini. Sekaligus membantu penjualan dari hasil produksi Tenun Bumpak. Saat ini Sekda Seluma masih menunggu tenun ini diproduksi dalam jumlah besar. [Sepriandi]