Polres Rejang Lebong tangkap pelaku penganiayaan bocah SD, Kamis (19/4/2018)

REJANG LEBONG, PB – Setelah melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan saksi, akhirnya kasus penganiayaan terhadap bocah SD bernama Ratih yang ditemukan dalam kondisi perut mengalami luka robek, mulut dilakban dan wajah berlumuran lem glukol berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Bermani Ulu.

Penyidik menetapkan satu tersangka bernama Tri Andaryana (21) warga Desa Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya Kabupaten Rejang Lebong.

“Kemarin malam, pelaku penganiayaan terhadap anak SD itu sudah kita amankan dirumahnya, berikut barang bukti berupa kayu, gunting, kain dan tali rapiah,” kata Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong AKP Chusnul Qomar saat menggelar press rilis, Kamis (19/04/2018).

Menurut polisi, tindak penganiayaan yang dilakukan pelaku bermotif kesal terhadap korban. Namun belum diketahui pasti penyebab kesalnya pelaku terhadap korban, karena itu penyidik masih harus menggali informasi lebih mendalam dari pelaku.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku kesal terhadap korban, tapi masih perlu kita gali lebih dalam lagi,” tegas Chusnul.

Hasil wawancara singkat Pedoman Bengkulu dengan pelaku diketahui penganiayaan atas dasar kesal terhadap korban. Karena sebelum kejadian korban berkunjung kerumah pelaku, dan asik nonton dan saat pelaku menyuruh korban pulang, korban malah tidak mau, padahal saat itu pelaku hendak berangkat kekebun.

“Aku itu kesal, karena dia (korban) tidak mau pulang padahal aku mau kekebun, sudah itu aku khilaf. Aku pukul pakai kayu yang diambil dari belakang rumah, aku ikat pakai kain, terus lem itu aku kasih supaya dia diam,” ungkap Pelaku. [Benny Septiadi]