Kasat Reskrim AKP Margopo

SELUMA, PB – Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Seluma akan memanggil tiga orang saksi terkait laporan masyarakat adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pembagian Beras Sejahtera (Rastra) di Desa Rawah Indah Kecamatan Ilir Talo.

“Besok akan kita periksa tiga orang,” kata Kapolres Seluma AKBP Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim AKP Margopo, Kamis (19/04/2018).

Menurut Margopo, penanganan kasus dugaan penyalahgunaan wewenang tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Sejauh mana dugaan yang dituduhkan, masih belum dapat dipastikan. Mengingat, hal itu merupakan teknis penyelidikan.

“Sekarang masih lidik,” singkatnya.

Dalam proses penyelidikan nantinya, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Termasuk Kepala Desa juga akan dimintai keterangan.
Sebelumnya, Puluhan Masyarakat Desa Rawah Indah Kecamatan Ilir Talo mendatangi Polres Seluma sekira Pukul 10.00 WIB, Selasa (17/04/2018).

Kedatangan warga ini guna melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa karena telah membagikan Beras Sejahteta (Rastra) secara merata kepada masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Rawah Indah sebanyak 163 KK.

Namun oleh Kepala Desa diduga diberikan juga kepada 298 KK yang diluar dari daftar penerima. Sehingga, jatah yang seharusnya diterima 10 KG perbulan, hanya diterima oleh warga sebanyak 2, 7 KG perbulan pada pembagian periode bulan Januari Hingga Maret.Jumlah beras keseluruhan sebanyak 6 ton. Dibagikan ke penerima sesuai KPM sebanyak 2,4 ton dan dibagikan rata sebanyak 3 ton. [Sepriandi]