Pertemuan Tim Kabupaten Sehat, Bengkulu Selatan, di aula pertemuan Dinas Kesehatan, Senin (02/4/2018)

BENGKULU SELATAN, PB – Dua tahun terbentuk, Forum Kabupaten Sehat dan Tim Pembina Kabupaten Sehat di Bengkulu Selatan dinilai belum optimal. Sejak terbentuk, Forum Kabupaten Sehat cenderung melaksanakan kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Sehingga ke depannya, Program Kabupaten Sehat dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan real yang dapat memberi manfaatnya nyata bagi masyarakat, bukan hanya sebatas kegiatan seremonial.

Hal tersebut mengemuka pada saat acara Pertemuan Tim Kabupaten Sehat, Bengkulu Selatan, di aula pertemuan Dinas Kesehatan, Senin (02/4/2018).

“Agar program Kabupaten Sehat ini terukur dan bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Maka harus punya program yang real. Misalnya tahun ini ada program pembuatan jamban bagi masyarakat miskin dan lainnya. Apalagi Tim Pembina dan Forum Kabupaten Sehat ini terdiri dari berbagai unsure OPD,” usul Assisten I Sekretariat Daerah Bengkulu Selatan Yunizar Hasan.

Sampainya lagi, seharusnya program-program tersebut meski disusun dan direncanakan dalam Musrenbang. Selain itu, program kerja kabupaten sehat juga harus memiliki target kerja dan capaian yang jelas.

“Ketua Tim kan Kepala Bappeda, kenapa Kepala Bappeda?. Karena di sini butuh perencanaan kerja yang baik dan terukur,” sampai Yunizar Hasan.

Di sisi lain, Armanudin Durhan, tokoh masyarakat yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkulu Selatan ini menyayangkan Program Kabupaten Sehat yang tidak didukung dengan anggaran.

“Ini tahun kedua, di tempat yang sama, tim ini terbentuk. Namun sangat disayangkan belum ada sepeserpun anggaran dana yang ada. Sehingga, kegiatannya hanya pertemuan dan acara seremonial seperti ini saja. Padahal semestinya harus ada tindak lanjut dari pertemuan kita ini,” jelas Armanudin Durhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan Redhwan Arif menyampaikan sampai saat ini sudah ada 74 desa di enam kecamatan di Bengkulu Selatan yang sudah terbentuk Tim Kabupaten Sehat. Baik tim Pembina, tim forum, tim komunikasi di kecamatan maupun tim pokja di desa/kelurahan.

Redhawan Arif menyampaikan, kedepannya seluruh desa/kelurahan dan kecamatan akan dibentuk.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dalam arahannya menyampaikan agar tim Kabupaten Sehat dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada.

“Untuk menyukseskan pembangunan, semuah pihak harus bergandengan. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat harus bersinergi dalam pembangunan,” tegas Bupati.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bengkulu Selatan, Pejabat di lingkungan OPD Bengkulu Selatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda. [Apdian Utama]