Foto: Sofian Rafflesia

PESONA alam Indonesia memang sangat beragam dan semuanya sangatlah memanjakan mata. Bahkan telah menarik banyak pengunjung hingga pengunjung yang datang dari luar negeri. Salah satunya yaitu Raja Ampat di Papua Barat yang fenomenal. Namun siapa sangka, ternyata di Bengkulu juga ada keindahan alam yang menandingin Raja Ampat, Pulau Enggano namanya.

Pulau Enggano merupakan salah satu pulau terluar dari kepulauan Nusantara. Menjauh dari garis equator kearah selatan sepanjang 589 km. Dengan luasan datar sekira 39.570,11 Ha, memanjang sejauh 35.60 km dari arah barat laut menuju tenggara atau dari Teluk Berhau sampai Tanjung Kohoubi. Melebar 12.95 km dari timur laut menuju barat daya atau dari Pelabuhan Malakoni sampai Tanjung Kioyo. Terpisah oleh Samudera Hindia dari pulau Sumatera.

Jalan-jalan ke Pulau Enggano sangat cocok bagi orang yang suka petualangan. Pasalnya pulau ini menyajikan keunikan dan keindahan tersendiri. Bahkan tak sedikit pengunjung mengatakan bahwa eksotisme pulau ini menandingi Wakatobi dan Raja Ampat.

Bagi pengunjung yang hobi memancing dapat menyalurkan hobinya tersebut di pulau ini. Untuk menuju pulau ini dari kota Bengkulu berjarak sekira 156 kilometer atau 90 mil laut. Perjalanan menggunakan kapal dari Pulau Baai memakan waktu sekira 12 jam perjalanan laut.

Pulau Enggano memiliki pantai yang indah dengan taman laut yang mengandung beraneka ragam ikan hias dengan karang laut yang indah dan berwarna-warni. Pulau Enggano juga memiliki kawasan hutan wisata dan konservasi hutan buru Gunung Nanu’ua seluas 10.000 Ha, dengan aneka jenis flora fauna langka dan target sasaran pemburuan adalah babi hutan, sapi liar, dan kerbau liar.

Hamparan pasir putih yang menawan akan langsung mencuri perhatian pengunjung saat tiba disini. Jalan-jalan di Pulau Enggano bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan menyewa kapal milik warga setempat untuk mengelilingi Pulau Enggano.

Disini pengunjung dapat menjelajahi indahnya Pantai Koomang dan Goa bolongnya. Ada juga Pantai Ujung Batu dan Pantai Humo, lalu pengunjung dapat menjejakkan kaki di pasir putih Pulau Dua.

Snorkeling dan diving juga dapat dilakukan disini, dan pengunjung juga dapat berselancar seraya menikmati pemandangan laut di Pulau Enggano.

Selain memiliki lokasi wisata yang indah, Pulau Enggano juga memiliki keistimewaan lainnya, yaitu hutan bakau yang sangat lebat yang secara alamiah berfungsi sebagai penahan laju abrasi pantai. Di hutan bakau ini, hidup beraneka jenis burung, seperti burung pelatuk, burung pergam enggano, burung beo, burung nuri, burung kakatua, dan berbagai jenis burung lainnya.

Dan Pulau Enggano juga memiliki bangunan bersejarah berupa benteng peninggalan masa penjajahan yang masih berdiri kokoh sampai sekarang. Benteng itu terdapat di Desa Malakoni dan Apoho.

Setiap sudut di pulau Enggano memiliki keindahan yang menakjubkan. Jalan-jalan ke sini akan menambah koleksi foto petualangan dan tentunya menjadi pengalaman yang luar biasa. [Eva De]