Anggota Kepolisian saat hendak mengamankan Sekretaris Dinas Pariwisata BU di RSUD Argamakmur, Jumat (13/4/2018).

BENGKULU UTARA, PB – Adu jotos antar pejabat saat sedang rapat di Sekretariat Pemda Bengkulu Utara (BU) membahas tentang aset alun-alun Rajo Malim Paduko, Selasa (10/4/2018), berbuntut panjang.

Setelah saling lapor, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara Kalman Damawi dan Kepala Bidang Sarpas pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bengkulu Utara Bari Oktari, resmi menjadi tahanan Polres Bengkulu Utara.

Sementara Kepala Dispora BU Hendri Kisenjer belum ditemukan saksi yang melihat keterlibatannya dalam perkara tindak penganiayaan ini.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kasat Reskrim AKP Jufri mengatakan, kedua belah pihak sudah saling lapor.

“Kedua-duanya sudah kita tetap tersangka dan untuk sementara sudah kita amankan,” kata Kasat Reskrim.

Disinggung mengenai keterlibatan Kadispora Hendri Kisenjer yang ikut melakukan pengeroyokan, Kasat menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada saksi yang menyatakan keterlibatan Hendri Kisenjer.

“Sampai saat ini belum ada saksi yang melihat Hendri terlibat, namun minggu depan kita akan panggil semua saksi yang hadir di TKP, makanya untuk sementara ini kita akan lengkapi pemeriksaan saksi-saksi untuk menentukan apakah ada pihak lain yg terlibat diantara kedua belah pihak,” ungkap Kasat Jumat (13/4/2018).

Ditambahkan Kasat bahwa pihaknya akan terbuka dalam memproses kasus pertikaian antara pejabat ini. [Evi Kusnandar]