Rektor UMB Ahmad Dasan saat memberikan pengarahan dalam Kuliah tamu dengan tema “Health System Reform to Achieve SDGs and Opportunity to Continue Study In Khon Kaen University” yang diselenggarakan di Aula Kampus IV Gedung KH Ahmad Dahlan Lantai 6 UMB, Jumat (6/4/2018).

DALAM rangka menggali ilmu baru dari narasumber yang berkompeten di bidangnya, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengadakan kuliah tamu di awal bulan April 2018 ini.

Kuliah tamu yang diselenggarakan pada 06 April 2018 bertempat di Aula Kampus IV Gedung KH Ahmad Dahlan Lantai 6 UMB dengan mengambil tema “Health System Reform to Achieve SDGs and Opportunity to Continue Study In Khon Kaen University” dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen di lingkungan UMB.

Narasumber yang hadir dalam kuliah tamu ini, yaitu Assoc Prof. Dr Wongsa Laohasiriwong dari Faculty Of Public Health Khon Kaen University.

“Sungguh sebuah kebanggaan bagi Fakultas Ilmu Kesehatan UMB dapat menghadirkan seorang narasumber yang berkompeten dalam ilmu kesehatan dari sebuah perguruan tinggi Thailand yang terkenal,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMB, Dr Eva Oktavidiati MSi.

Salah satu narasumber yang hadir dalam kuliah tamu ini yaitu Assoc Prof. Dr Wongsa Laohasiriwong dari Faculty Of Public Health Khon Kaen University.

Tepat pukul 08.30 WIB kuliah tamu ini dibuka secara resmi oleh Rektor UMB, Dr H Ahmad Dasan SH MA, dan sebelum presentasi dimulai oleh narasumber diawali dengan penyerahan cinderamata oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMB kepada Assoc Prof. Dr Wongsa Laohasiriwong dari Faculty Of Public Health Khon Kaen University.

Pantauan Pedoman Bengkulu dalam materinya yang dipandu oleh moderator, Aprianto MKes, narasumber menyampaikan mengenai reformasi kesehatan di Thailand.

“Reformasi sektor kesehatan adalah proses berkelanjutan yang diperlukan untuk setiap sektor kesehatan. Berdasarkan data tahun 1993 tentang Laporan Pembangunan Dunia, dirasakan bahwa sektor kesehatan gagal karena kekurangan struktural,” ujarnya.

“Adapun Thailand, berdasarkan Konstitusi tahun 1997 menyatakan bahwa kesehatan adalah hak dasar warga negara Thailand dan akses yang sama terhadap kesehatan dasar harus dijamin oleh layanan yang baik. Kebijakan Thailand dilaksanakan sebagai keputusan politik besar dengan dukungan sosial, ditambah basis pengetahuan yang kuat dengan pengalaman internasional,” paparnya.

Kebijakan UC di Thailand adalah salah satu mekanisme utama untuk mencapai tujuan dalam meningkatkan fungsi dari sistem perawatan kesehatan melalui kewajaran pembiayaan perawatan kesehatan.

Para peserta tampak antusias mengikuti perkuliahan ini.

Dilain sisi Rektor UMB saat diwawancarai oleh awak media mengatakan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari MOU yang telah dilakukan oleh UMB dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri.

Selanjutnya setelah kegiatan ini pihak UMB akan mengirimkan mahasiswa magang ke luar negeri yakni 10 orang dari Fakultas Kesehatan dan 10 orang dari Fakultas Pertanian.

“Semoga kegiatan kuliah tamu ini mampu meningkatan kualitas dan keilmuan bagi para mahasiswa UMB,” tutup Ahmad Dasan. [Nurhas Bunaida]