Rapat dengan tim penyusun Perda antara Bapemperda DPRD Kabupaten Bengkulu Utara dengan Pemkab Bengkulu Utara, Senin (14/4/2017).

BENGKULU UTARA, PB – Badan Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Bengkulu Utara kembali menggelar rapat dengan tim penyusun Perda, Senin (14/4/2017).

Rapat tersebut membahas mengenai sinkronisasi program pembentukan peraturan daerah Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2018 dan juga membahas tentang perubahan rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara dalam masa sidang II.

Rapat yang dipimpin oleh Slamet Waluyo ini berjalan kondusif. Pihak eksekutif dipimpin langsung oleh Kabag Hukum, Andi Daniel dan beberapa pejabat dan OPD yang juga turut hadir dalam rapat tersebut.

Di sela jalannya rapat, pihak dewan juga sempat mempertanyakan kepada pihak eksekutif mengenai kesiapan pihak eksekutif tentang pembahasan 14 Raperda yang bakal diajukan.

“Dari rencana yang kita sepakati ada 18 Raperda yang akan segera disahkan menjadi Perda. Namun sampai saat ini baru 4 Raperda yang sudah disahkan. Jadi ada 14 Raperda yang masih mengantung,” ujar Slamet.

Slamet juga menekankan kepada pihak eksekutif agar lebih serius dalam merencanakan pembahasan Raperda.

“Waktu semakin mepet, bulan Agustus sudah tidak lama lagi. Untuk itu kami sangat berharap komitmen kita bersama agar semua Raperda bisa dibahas karena ini merupakan beban moral bagi kami sebagai wakil rakyat,” ungkap Slamet.

Sementara itu Kabag Hukum Pemkab Bengkulu Utara Andi Daniel menyatakan kesanggupannya.

“Mewakili pemerintah kami siap untuk mengejar target, agar semua Raperda bisa segera dibahas,” ujar Andi. [Evi Kusnandar]