ANEMIA, merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi tubuh. Penyakit yang disebabkan oleh malfungsi sel darah merah ini memiliki pengaruh buruk dalam mempertahankan kesehatan tubuh.

Mengingat darah merupakan bagian dari tubuh yang memiliki peran dan fungsi yang begitu penting. Ketika darah tidak berfungsi dengan baik maka dampaknya akan terjadi pada tubuh.

Penyakit anemia, sejalan perkembangan waktu memiliki jenisnya. Masing-masing memiliki penyebab dan karakternya yang berbeda-beda. Salah satunya adalah anemia megaloblastik. Anemia yang satu ini ditandai dengan sel darah merah memiliki ukuran lebih besar dibanding dengan ukuran pada umumnya. Sel darah merah ini tidak mengalami pembelahan atau perkembangan dengan sempurna, sehingga berakibat buruk terhadap kelangsungan sel darah merah di dalam tubuh. Dilansir dari Halo Sehat, ada beberapa penyebab Anemia Megaloblastik, yaitu:

1. Akibat kekurangan asupan vitamin B12

Penyebab pertama yang menyebabkan anemia megaloblastik adalah kekurangan asupan vitamin B12. Mengingat vitamin yang satu ini merupakan salah satu asupan yang sangat penting di dalam tubuh. Jumlah normal vitamin B12 di dalam tubuh kurang lebih 5-7 mg/hari. Hal ini umumnya disebabkan karena pola makan yang tidak sempurna. Ketika melupakan makanan-makanan seperti daging merah, susu, ikan, telur dalam menu makanan. Sehingga memicu kurangnya kandungan vitamin B12 di dalam tubuh.

2. Akibat Kekurangan Asupan Folat

Selain kekurangan asupan vitamin B12, penyebab lain anemia Megaloblastik adalah kekurangan asupan folat. Penyebab ini bisa terjadi biasanya ketika melupakan beberapa menu makanan, seperti daging merah, telur dan susu di menu makanan. Selain beberapa makanan ini, kekuarangan asupan asam folat bisa disebabkan karena Anda memasak sayuran dengan menggunakan air yang mendidih dengan suhu yang terlalu tinggi. Sehingga kandungan folat di dalam sayuran bisa hilang. Untuk itu penting memperhatikan beberapa makanan ini agar kebutuhan folat di dalam tubuh bisa terpenuhi, dan bisa terhindar dari gangguan anemia megaloblastik.

3. Akibat Malaborsi Folat

Malaborsi folat juga disinyalir bisa menjadi penyebab terjadinya anemia megaloblastik di dalam tubuh. Sebab hal ini bisa membuat konsumsi alkohol di dalam tubuh meningkat dan kehamilan bisa mengakibatkan tubuh menyerap folat dengan takaran minim dari biasanya.

4. Akibat Kondisi Medis Lainnya

Penting juga diketahui bahwa kondisi medis bisa juga menjadi pemicu munculnya gangguan anemia megaloblastik di dalam tubuh. Kondisi medis ini diantaranya leukimia, Invkesi HIV, penggunaan obat anti kejang, mengkonsumsi obat kemoterapi, myelofibrosis dan lainnya. Kondisi medis tersebut bisa menjadi pemicu munculnya penyakit anemia megaloblastik yang tentunya sangat mengganggu kesehatan tubuh.

5. Akibat Metabolisme Vitamin B12

Penyebab munculnya anemia megaloblastik selanjutnya adalah akibat metabolisme vitamin B 12 di dalam tubuh. Penyebab ini tidak kalah penting dipahami untuk menghindari gangguan anemia megaloblastik di dalam tubuh. Meskipun vitamin B 21 mudah diserap dan dipenuhi, namun defisiensi B12 dapat disebabkan oleh kurangnya protein di dalam lambung.

6. Akibat Infeksi Bakteri

Bakteri yang muncul di dalam tubuh juga bisa menjadi pemicu munculnya gangguan anemia megaloblastik di dalam tubuh. Sebab bakteri ini bisa saja mengganggu kadar normal vitamin B12 di dalam tubuh. Untuk itu penting menjaga cara meningkatkan daya tahan tubuh, agar terjauh dari beragam bakteri yang membahayakan tubuh.

7. Penyalahgunaan Alkohol

Penggunaan alkohol yang tidak baik juga bisa menjadi pemicu munculnya gejala anemia megaloblastik di dalam tubuh. Sebab kandungan alkohol jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak bisa berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh. Bisa berpengaruh terhadap sistem kerja organ tubuh. Meskipun di sisi lain alkohol memiliki peran dan fungsi yang baik, jika digunakan sesuai aturan main. Namun, jika tidak maka dampaknya pun akan menjadi sebaliknya. Mala petaka bagi tubuh.

8. Akibat Penggunaan Obat Tertentu

Selain alkohol, yang penting selanjutnya untuk diperhatikan cara konsumsinya adalah obat. Obat ini memiliki peran yang baik jika digunakan dengan cara yang baik, namun aka sebaliknya jika obat ini dikonsumsi dalam cara yang tidak baik. Bahkan dampaknya bisa melebihi alkohol, salah satunya akan terserang gangguan anemia megaloblastik lebih cepat. Kandungan obat-obat tertentu bisa mengganggu kestabilan DNA yang ada di dalam tubuh.

9. Kelainan Bawaan

Anemia megaloblastik bisa dipicu dari faktor bawaan. Sehingga hal ini penting kemudian mempelajari bagaimana cara memutus bawaan ini agar tidak berkelanjutan ke setiap generasi yang ada.

Anemia Megaloblastik tidak jauh berbeda dengan anemia lainnya, dampaknya bisa mengarah pada distribusi hemoglobin dan oksigen ke seluruh tubuh mengalami penurunan.

Hal itu tentunya akan memberikan dampak buruk bagi tubuh. Mengingat hemoglobin dan oksigen merupakan bagian yang penting dalam menjaga kestabilan kesehatan di dalam tubuh. Misal sampai terjadi kekurangan oksigen pada jantung maka akan berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh. [Eva De]