Paripurna Penyampaian kata akhir Fraksi digelar di Gedung Paripurna DPRD Seluma, Kamis (27/05/2018).

SELUMA, PB – Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian kata akhir Fraksi digelar di Gedung Paripurna DPRD Seluma, Kamis (27/05/2018).

Dalam Paripurna ini, seluruh Fraksi DPRD Seluma menyetujui empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) untuk ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Empat Raperda yang disetujui yaitu, Raperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Raperda Pencegahan penanggulangan HIV/AIDS, Raperda Larangan prostitusi dan Raperda pengendalian dan penertiban hewan ternak.

“Naskah akademik yang diajukan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Keenam Raperda ini semua naskah akademiknya lemah, tidak menggunakan data. Tapi empat Raperda tetap kita sepakati,” kata Ketua DPRD Seluma Husni Thamrin sebelum menutup sidang Paripurna.

Dua Raperda yang belum disetujui yaitu Raperda tentang pengolahan barang milik Daerah dan Raperda tentang CSR. Kedua Raperda ini belum disetujui oleh seluruh fraksi karena naskah akademik dinilai terlalu lemah dan pihak eksekutif tidak menyediakan data berkaitan dengan CSR.

“Kedua Raperda ini selanjutnya akan dibahas dalam sidang selanjutnya. Mengenai Raperda CSR, kita berharap ini nantinya dapat menambah PAD dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa sekitar perusahaan,” tegas Husni.

Usai Penyampaian akhir fraksi-fraksi, dibacakan rancangan Keputusan Perda oleh Sekretaris Dewan. Kemudian dilakukan penandatangan kesepakatan. Kesepakatan Raperda ini diserahkan kepada Wakil Bupati Seluma Suparto.

Terpisah, Sekretaris Daerah Seluma Irihadi mengatakan, akan mempelajari lagi terkait naskah akademik yang diminta pihak legislatif. Sehingga, kedua Raperda yang belum disetujui dapat menyusul disetujui pada masa sidang selanjutnya.

“Kita akan pelajari lagi lebih serius tentang naskah akademiknya. Apa yang masih kurang itu akan kita lengkapi,” tutupnya. [Sepriandi]