Kapolda Brigjen Pol Coki Manurung

BENGKULU, PB – Hati-hati dengan modus pelaku penipuan yang mengaku sebagai Kapolda. Mapolda Bengkulu, Rabu (16/5) kemarin, baru saja mendapat laporan dari korban penipuan atas nama Siti Maimunah (20) warga Kecamatan Kampung Melayu yang melapor bahwa dirinya ditipu dan pelaku mengaku sebagai Kapolda dengan minta korban mengirimkan pulsa Handphone (HP) dan makanan.

Dikonfirmasi Jum’at (18/5) Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung melalui Kabid Humas AKBP Sudarno menjelaskan bahwa telah memerima laporan dari korban penipuan tersebut dan akan ditindak lanjut.

“Anggota masih melakukan penyelidikan serta pemeriksaan secara intensif terhadap korban untuk mengetahui pelaku yang mengaku sebagai Kapolda Bengkulu dalam melakukan aksinya,” ujar Kabid Humas.

Dijelaskan, pelaku melakukan aksinya dengan cara menelfon korban dan mengaku sebagai Kapolda dengan memesan makanan dan pulsa kepada korban dan akan membayar setelah pulsa yang dikirim korban masuk.
Setelah pulsa yang dikirim korban kepada pelaku masuk, pelaku kembali melakukan aksi yang sama dengan menelfon korban minta diisikan pulsa kepada tiga nomor lain, milik pelaku diantaranya nomor 081348107xxx, 082253000xxx dan 085349396xxx hingga mencapai Rp4 juta.

Saat korban hendak menagih uang tersebut, namun nomor pelaku sudah tidak bisa dihubungi oleh korban.

Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Bengkulu dan mencocokan nomor pelaku dan nomor milik Kapolda, dan ternyata nomor tersebut bukanlah nomor Kapolda.

“Kita akan tindak lanjuti kasus ini, sebab pelaku mencatut nama Kapolda. Saya harap masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya tindak penipuan yang mencatut nama Kapolda. Saya harap masyarakat harus waspada terhadap modus-modus penipu untuk melakukan aksinya. Warga harus mengecek kebenarannya denga modus penipuan yang sama,” tandasnya. [Ardiyanto]