ALOPECIA areata adalah kondisi autoimun yang menyebabkan kerontokan rambut yang parah, hingga akhirnya mengalami kebotakan.

Luas kebotakan yang dialami setiap penderita alopecia areata berbeda-beda. Beberapa cara alami berikut ini, dipercaya bisa mengobati rambut rontok dengan cara meningkatkan pertumbuhannya.

1. Menggunakan ginseng

Ginseng merupakan salah satu tanaman herbal yang cukup populer berkat kandungan senyawa farmakologisnya. Ginseng bekerja dengan baik untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Maka itu, rempah ini dipercaya untuk meningkatkan pertumbuhan rambut pada orang yang memiliki alopecia areata.

Sebuah studi di tahun 2012 oleh Korea University College of Medicine, menemukan bahwa ginseng merah bisa menjadi pengobatan alami yang efektif pada penderita alopecia areata.

Saat ini, tersedia berbagai macam olahan ginseng yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Termasuk dalam bentuk bubuk, tablet, maupun ginseng yang sudah dikeringkan.

2. Menggunakan jus bawang

Sebuah penelitian dalam Journal of Dermatology, melibatkan 38 orang penderita alopecia areata. Penelitian ini menganjurkan penderita untuk rutin menggunakan jus bawang ke area kepala yang terkena alopecia selama dua kali sehari.

Hasilnya menunjukkan bahwa selama dua bulan percobaan, penderita alopecia yang menggunakan jus bawang mengalami pertumbuhan rambut yang jauh lebih lebat. Hal ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan mereka yang hanya menggunakan perawatan berbasis air keran dalam periode waktu yang sama.

3. Mengelola stres

Menurut sebuah penelitian dari Journal of Dermatology, stres memainkan peran penting yang bisa memicu kerontokan rambut para hingga akhirnya menyebabkan alopecia areata.

Nah, cara yang mungkin bisa membantu adalah dengan melakukan yoga dan meditasi. Efek tenang yang tercipta dari yoga dan meditasi, akan membantu untuk berpikir jernih.

4. Melakukan hipnosis

Hipnosis, atau yang lebih sering dikenal dengan nama hipnotis, ternyata tidak selalu merugikan orang lain. Sebenarnya hipnotis memiliki manfaat yang menguntungkan jika digunakan dengan benar, salah satunya bagi penderita alopecia areata.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Clinical and Experimental Hypnosis, bahwa dari 21 orang peserta, 12 di antaranya mengalami pertumbuhan rambut yang cepat usai menjalani hipnosis. Tak hanya itu, semua peserta penelitian juga mengalami penurunan kecemasan dan depresi secara pesat.

5. Memakai Minyak Rosemary

Minyak rosemary kerap kali dipercaya khasiatnya untuk perawatan rambut. Pasalnya, minyak ini bisa mempercepat pertumbuhan serta melebatkan ketebalan rambut. Minyak rosemary bekerja dengan cara meningkatkan metabolisme sel untuk mempercepat pertumbuhan rambut.

Penelitian dari International Academy of Cosmetic Dermatology, menunjukkan bahwa mengoleskan minyak rosemary secara rutin pada area kepala yang mengalami alopecia areata, bisa memberikan hasil yang sama efektifnya seperti pemberian minoxidil. Minoxidil merupakan salah satu pengobatan konvensional untuk alopecia areata.

6. Memakai Minyak Lavender

Cara alami lainnya yang bisa digunakan untuk mengobati rambut rontok, yaitu dengan penggunaan minyak lavender. Ada berbagai manfaat baik yang ditawarkan oleh minyak lavender, termasuk untuk meningkatkan pertumbuhan setiap helai rambut. Sebab, ia berperan sebagai antioksidan kuat guna mengurangi peradangan.

Sebuah penelitian di tahun 2016 menggunakan tikus sebagai media uji cobanya, peneliti mengaplikasikan minyak lavender pada bagian tubuh tikus yang mengalami kebotakan. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada jumlah folikel rambut tikus.

7. Konsumsi Makanan Sumber Seng

Sebuah penelitian di tahun 2016 dalam International Journal of Dermatology, menunjukkan hasil bahwa kadar seng yang rendah umum terjadi pada mereka yang memiliki masalah rambut rontok dan juga pada penderita alopecia areata.

Untuk memenuhi kecukupan seng, bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan seng yang tinggi. Misalnya bayam, daging ayam, kerang, lobster, kepiting, jamur, dan lain sebagainya. [Eva De]